Rezeki dan Sentilan Allah.

Sentilan Allah.

  • Kadang-kadang sebenarnya Allah menyentil kita tanpa kita sadari. Kenapa? Silakan baca kisah di bawah ini.
  • Ada seorang mandor bangunan yang lagi ngerjain proyek bangunan bertingkat di suatu tempat. Mandor ini sebut saja namanya Amir lagi butuh sama pekerjanya untuk melakukan suatu pekerjaan. Amir yang kebetulan berada di lantai 5 berusaha memanggil pekerjanya yang lagi sibuk bekerja di bawah, katakanlah namanya Hasan.

  • Mulailah Amir memanggil-manggil nama Hasan. Setelah sang mandor berkali-kali berteriak memanggil namanya, si Hasan gak kunjung menoleh, tetap sibuk dengan pekerjaannya. Mungkin suara sang mandor Amir kurang keras dan gak terdengar oleh Hasan, belum lagi ditambah bisingnya suara alat bangunan yang riuh rendah menambah kegaduhan di proyek tersebut.
  • Karena merasa perlu dengan pekerjanya tapi ogah buat turun ke lantai bawah mulailah sang mandor Amir mencari akal untuk menarik perhatian Hasan, pekerjanya. Sang mandor terus berusaha agar si pekerja mau menoleh ke atas, kemudian dilemparnya uang logam Rp. 1.000- yg jatuh tepat di sebelah si pekerja Hasan.
  • Si pekerja hanya terhenti sebentar, merhatiin uang logam berkilat yang tiba-tiba ada di dedakatnya, memungut uang Rp 1.000 tersebut, masukin ke kantong dan melanjutkan pekerjaannya. Wah strategi pertama gagal. Tapi sang mandor Amir gak putus asa. Kalo uang seribu perak gak menarik hati Hasan mungkin karena nilainya kekecilan, akhirnya Amir melemparkan uang yang nominalnya lebih besar, uang kertas pecahan Rp 100.000 dan berharap si pekerja Hasan mau menengadah "sebentar saja" ke atas. Minimal nyari sumber uang merah itu dari mana, gitu lho !
  • Tapi apa yang diharapkan Amir gak terjadi. Si pekerja, Hasan hanya lompat kegirangan karena menemukan uang Rp 100.000 entah dari mana dan kembali asyik kerja.
  • Kesal juga si Mandor Amir melihat Hasan yang gak mempedulikannya. Dua strategi yang dicobanya, semua gagal. Akhirnya sang mandor melemparkan batu kecil yang tepat mengenai kepala si pekerja Hasan.
  • Merasa kesakitan akhirnya si pekerja baru mau menoleh ke atas dan melihat darimana sumber batu kecil yang mengenai kepalanya. Sebisa mungkin dia pengen mendamprat orang yang berani melemparnya itu. Kemudian dia menoleh ke atas dan melihat kepala sang mandor melongok dari jendela lantai 5 dan mencoba berkomunikasi dengannya... Akhirnya komunikasi terjalin meski harus didahului dengan sebuah insiden pelemparan batu kecil.


Apa yang bisa dipelajari dari kisah ini?

  • Kisah tersebut di atas sebenarnya sama dengan kehidupan kita. Allah, yang jiwa kita berada di tanganNya selalu ingin menyapa kita, hambaNya. Tapi boro-boro merhatiin  kita selalu sibuk mengurusi "dunia" kita. Mulai dari bangun tidur sampe tidur lagi kita ngurusin dunia ini, katanya nyari rezeki Allah. Kalo sehari aja kita gak ngurusin dunia, keknya ada yang kurang gitu.
  • Rezeki itu hak prerogatif Allah dan Allah yang bagi. Kita diberi rezeki dikit ato banyak, ya terserah Allah dong. Allah yang paling tahu seberapa besar rezeki yang kita butuhkan, bukan seberapa besar yang kita inginkan. Itu sebabnya kadang apa yang kita dapetin gak sebesar yang kita inginin. 
  • Setelah rezeki itu nyampe ke tangan kita sering kali kita lupa untuk menengadah bersyukur kepada yang Ngasih. Bahkan lebih seringnya kita gak mau tahu dari mana rejeki itu datang··· Kita cuek aja, yang penting dapet rezeki banyak. Nganggap kalo itu emang udah jatah kita. Kalo pun dapet rezeki sedikit kita juga cuek, pikirannya mungkin lagi sial...
  • Apa ungkapan kita saat dapat rezeki banyak? Ya.. rezeki nomplok nih ! Bahkan kita selalu bilang ··· kita lagi "HOKI!" Dewi Fortuna (Dewi Keberuntungan) lagi menaungi kita. 
  • Yang lebih buruk lagi kita menjadi takabur dengan rezeki yang sejatinya milik Allah dan hanya dititipin ke kita. Kita merasa kalo rezeki itu adalah hasil usaha kita, hasil kerja keras kita, seolah kita yang paling jago dan gak ada campur tangan Allah sama sekali??? Wuih, kita manusia yang paling hebat hanya karena kebetulan dititipin rezeki yang lebih banyak dari orang lain.
  • Akhirnya apa yang terjadi? Allah merasa perlu menyentil kita. Kita juga terpilih untuk mendapatkan lemparan "batu kecil" yg kita sebut musibah ...! agar kita mau menoleh kepada-NYA. Bukan buat nyakitin kita, tapi buat bikin kita eling, nyadar atas kesalahan kita. Sungguh Allah sangat mencintai kita.
  • Gak ada yang sia-sia atas apa yang Allah kehendaki. Meski bagi kita sih musibah itu bikin kita menderita, bikin susah, menyiksa dan menyayat hati (aduuh lebay banget yak.?:) Tapi itulah cara Allah ngajarin kita, agar kembali menoleh mencariNya kemudian mengandalkanNya.
  • Coba sejenak kita renungkan, meski di saat senang, rezeki lancar jaya, banyak dan berlimpah kita gak pernah ingat Allah, malah lebih sering sih kita abaikan ibadah kita. Suka gak dilaksanain, kalo pun dikerjain sekadarnya aja, sekedar penggugur kewajiban. Tapi pada saat musibah datang meluluh lantakkan hidup kita apakah lantas Allah ninggalin kita? Justru saat itulah Allah bersama kita. Kita aja yang mesti menoleh mencariNya dan berusaha berkomunikasi denganNya. Allah tahu kalo kita pada dasarnya baik, kuat, mampu menerima musibah ini. Itu sebabnya Allah ngasi kita kondisi ini..
  • Marilah kita selalu ingat untuk menoleh kepada NYA sebelum Allah melemparkan batu kecil untuk menyentil dan mengingatkan kita.
Wallahu alam..

Mau Baik Rezeki? Perbaiki Dulu Akhlakmu !

Baik rezeki dimulai dari diri.

  • Seringkali orang beranggapan bahwa baik rezeki dikarenakan usaha atau pekerjaannya. Padahal baik rezeki tertarik oleh akhlak yang baik. Perhatikan amalan-amalan berikut yang membaikkan ahlak dan insya Allah membaikkan rezeki.

(1) Mulai hari dengan shalat fajar dan doa.
  • Mulailah harimu dengan sholat fajr dan doa-doa di pagi hari agar kau mendapatkan keberuntungan dan kesuksesan. 
  • Mengapa harus shalat fajar? Karena shalat fajar itu lebih baik dari dunia dan isinya. Kita tiap hari bangun subuh dan bergegas pergi kerja dengan impian meraih dunia. Kalo kita mulai hari dengan shalat fajar (2 rakaat sebelum shalat subuh), kita dapat pahala yang jauh lebih baik dari dunia yang kita cari itu. Silakan baca penjelasan lanjutannya di sini.

  • Mengapa harus berdoa di subuh hari? Karena pada saat subuh itulah rezeki dibagikan. Jika hari diawali dengan doa pada Sang Pembagi Rezeki, bukankah besar kemungkinan kita dapat rezeki yang berkah hari itu?


(2). Lanjutkan dengan istighfar.
  • Mengapa mesti istighfar? Istighfar adalah permohonan ampun dari seorang hamba pada Rabb-Nya. Ada yang yakin gak kalo dirinya bersih dari dosa? Mengapa harus memulai hari dengan istighfar? Untuk memohon ampunan dari dosa yang kita lakukan kemarin serta memohon perlindungan dari musuh terbesar manusia yaitu syaitan yang dilaknat. Istighfar perlu agar syaitan menghindar darimu. Silakan baca kelanjutannya di keutamaan istighfar.
  • Hadits di atas menegaskan pentingnya istighfar dikaitkan dengan rezeki kita. 


(3). Jangan putus berdoa.
  • Siapa yang bisa menjamin kalo usaha kerasnya pada hari itu PASTI berbuah rezeki? Gak ada kan? Karena rezeki itu misteri, hak prerogatif Allah. Karena bukan usaha yang membuat kita dapat rezeki tapi karena Allah ridha atas usaha kita. 
  • Karena itu penting memulai hari dengan doa karena sesungguhnya doa merupakan tali kesuksesan yang menarik rahmat Allah pada kita. 
  • Silakan baca tulisan jangan pernah meremehkan doa agar punya bayangan yang lebih jelas tentang pentingnya berdoa. Silakan juga simak hadits Rasulullah SAW berikut ini :



(4). hati-hati dengan lisan.
  • Ingatlah bahwa apapun yg kau katakan akan dicatat oleh malaikat dan akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT. Kata-kata juga adalah doa, hati-hati mengutuk dan menyumpahi orang. Bisa saja rezeki terhalang karena kebanyakan makan sumpahan orang atau karena gak menjaga lisan.



(5). Senantiasa lah optimis


(6). Jangan putus zikir.
  • Jika engkau menghadapi kegelisahan dan berbagai kegundahan maka ucapkanlah "Laa Ilaaha Illallah". Itu adalah bentuk pengagungan Allah dari hambaNya. Allah yang memberi kita rezeki sangat suka dipuji, mengapa kok kita pelit banget untuk memujiNya, sementara kita tiap hari berharap rezekiNya? Kamu aja suka kalo dipuji, Allah juga begitu.
  • Berikut fadhilah membaca zikir ini :



(7). Berinfaklah !
  • Kenapa Allah menciptakan orang miskin? Agar ada tempat orang berpunya menabung pahala lewat zakat, infaq dan sedekah. Bayangkan kalo semua orang sudah kaya, lalu siapa yang akan disedekahi? 
  • Belilah dengan uang dirhammu (berinfaklah) untuk mendapatkan doa orang fakir dan kecintaan orang miskin.

(8). Usahakan khusyu'


  • Jangan asal shalat saja, usahakan fokus, agar bisa mencapai keadaan yang namanya khusyu'. Jangan asal sujud saja karena sujud panjang dengan khusyu' itu lebih baik daripada istana-istana yang megah. Karena hanya orang khusyu saja yang beruntung.

                      
9. Jangan suka nyakitin orang.


  • Belum lengkap keislaman kita sebelum orang lain selamat dari tangan dan lidah kita. Artinya sebelum bertindak, mikir dulu, apa ada manfaatnya? Kalo ada apakah ini gak ngerugiin orang? Kalo itu ada manfaat dan gak ngerugikan orang lain silakan. 
  • Berfikirlah sebelum berkata, bisa jadi satu perkataanmu bisa mematikan (menyakiti hati orang).



10. Waspadai orang yang terzholimi.

  • Jangan pernah meremehkan orang yang kita sakitin. Kalo dia doain kita susah rezeki, trus diijabah sama Allah, gimana? Berhati-hati lah terhadap doa orang yang didholimi dan air mata orang yang terampas haknya.

11. Biasakan baca Quran.

  • Coba cek kebiasaan kita, berapa kali dalam sehari ngecek hape, ngecek medsos, ngebales chat temen atau berselancar di dunia maya? Kita selalu punya waktu untuk itu tapi suka gak ada waktu buat baca Al Quran? Kenapa bisa begitu? Karena kita ngeremehin dan gak jadikan Al quran kebiasaan. Padahal ini kebiasaan baik dan bisa nambah pahala dan rezeki kita. Sebelum engkau membaca buku, koran dan majalah, bacalah terlebih dahulu Al Qur'an.


(12). Istiqamah. 

  • Istiqamah berarti memantapkan hati melakukan jalan kebenaran. Orang plin plan itu kan gak bagus, ngeliatnya juga suka geregetan. Kalo udah memilih jalan Allah, udah memilih menutup aurat, memilih jadi pembela agama Allah, tetaplah di situ, jangan balik jadi ahli maksiat lagi. Kalo perlu kita ngajakin orang berbuat baik, ngajakin orang istiqamah. Gak perlu jauh-jauh, orang terdekat dahulu. Jadilah kau sebab bagi ke istiqamahan keluargamu.

13. Taat. 

  • Taat itu artinya melakukan apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi apa yang dilarangNya. Coba periksa diri apa selama ini kamu bener-bener taat ato taat sekedarnya aja, artinya taat pada saat ada maunya ama Allah, begitu udah terkabul kembali lagi deh bikin dosa. Bersungguh-sungguh lah jiwamu melaksanakan ketaatan, karena jiwa manusia itu senantiasa mengajak kepada keburukan. Ada setan yang suka memperdaya manusia.

14. Berbakti pada orang tua.

  • Ridha Allah ada pada ridha orang tua, begitu juga murka Allah ada pada murkanya orang tua. Jangan lupa berbakti pada mereka. Ciumlah telapak tangan kedua orang tuamu, perbaiki caramu memperlakukan mereka, kau pasti mendapatkan keridhaannya.


15. Sedekahlah, gak mesti pake uang.

  • Gak ada gunanya menumpuk harta, bahkan yang sudah kita gak pake lagi. KIta lebih senang membuangnya ketimbang menyedekahkannya. Baju-baju lamamu merupakan baju baju baru menurut orang orang fakir.

16. Stop kemarahan !

  • Ngapain mesti marah sih? Emang kalo marah sesuatu bisa terjadi seperti apa yang kita inginin? Katakanlah orang jadi nurutin mau kita, tapi itu karena kepaksa, takut ama kita. Emang rezeki mau datang kalo kebanyakan marah pake ngamuk-ngamuk lagi? 
  • Janganlah kau marah, karena hidup ini sangat singkat dari yang kau bayangkan. Apa yang kamu ingin orang lain ingat tentang kamu, kalo selama hidup kebanyakan marah dan nyakitin hati orang?

17. Ingat Allah selalu. 

  • Katanya kalo kita ingat orang yang kita sayang, dia bakalan ingat kita juga. Apalagi Allah? Kalo kita ingat Alah selalu Dia bakal ingat kita juga. Kira-kira kalo ada orang yang lagi bagi-bagi duit kemudian ingat kita, apakah kita juga kebagian duitnya? Biasanya sih begitu. Apalagi kalo Allah yang ingat kita, wong rezeki kita ada ditanganNya. Kamu senantiasa bersama Dzat yang Maha Kuat dan Maha Kaya, Dialah Allah 'Azza Wa Jalla, kalo kamu terus mengingatNya.

18. Jauhi maksiat.

  • Mau banyak rezeki tapi sukanya bikin dosa, maksiatnya rajin, malah jadi pelopor maksiat. Naudzubillah. Seringkali kita salah sangka bahwa Allah bakal ngabulin doa kita meski kita kerap melakukan dosa. Jangan kau tutup pintu terkabulnya doa dengan melakukan maksiat.

Kita seringkali pengen rezekinya Allah, tapi akhlak dan kelakuan kita jauh dari bagus, apa itu gak malu-maluin? Mau jadi pegawai negeri aja harus ada surat kelakukan baik, apalagi ama Allah? Mau bagus rezeki ya kudu bagusin akhlak dulu dong !

Wallahu alam..

Rumah Tangga Seret Rezeki? Mungkin Ini Sebabnya.

Rumahku surgaku.

  • Pernah dengar ungkapan seperti ini? Rumahku surgaku, karena ada rumah tangga yang menentramkan hati sehingga pulang ke rumah itu ibarat masuk surga, saking nyamannya...
  • Tapi banyak yang kita lihat dari sekitar kita, kalo rumah itu bagai neraka karena rumah tangganya sangat tidak nyaman, sangat mempengaruhi performanya di luar. Pada tulisan yang lalu admin udah mengupas apa penghambat utama rezeki dalam rumah tangga. Kali ini kita bakal fokus pada penyebab seretnya rezeki dalam rumah tangga.
  • Menikah adalah salah satu pintu masuknya rezeki. Dengan menikah rezekinya harusnya lebih lancar dong, bukan sebaliknya malah seret dan terhambat. Kalo pun kejadian rezekinya bener-bener seret bukan perintah menikahnya yang salah, tapi CARA kita menjalani pernikahan itu yang belum tepat. 
  • Namanya juga nikah gak ada sekolahnya, pastilah ada trial and errornya. Tapi kalo hasilnya error melulu, pasti ada yang salah dong? Kira-kira apaan ya..??
  • Perhatikan hadits Rasulullah SAW berikut ini, kalo wanita masuk surga itu gampang, asal terpenuhi syarat berikut ini :

Salah perlakuan.

  • Rumah tangga umumnya terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak. Ada yang merasa rumah tangganya bagai neraka karena isteri gak taat, gak setia, suka membangkang perintah suami. Begitu juga dengan anak-anak yang bandel, gak menurut kata orang tua, kerjanya hanya bikin masalah melulu?
  • Lalu gimana kita mengatasi hal ini? Umumnya sih salah perlakuan. Salah perlakuan, salah menangani isteri dan anak yang bermasalah. Tapi gak nyadar kalo salah. Mungkin ada yang protes, "Gimana ceritanya isteri dan anak bermasalah, kok suami atau ortunya yang mesti benahin diri?"
  • Isteri dan anak gak akan bermasalah kalo gak ada penyebabnya. Sederhananya sih siklusnya kek gini :
    • Isterinya gak taat / anaknya bandel, berujung pada murkanya suami / orang tua terhadap anaknya. Pernah gak sih ada suami yang pasrah isterinya gak taat, atau ortu yang diam aja ngeliat anaknya bandel dan suka buat masalah? Kebanyakan suami dan orang tua pasti murka dengan isteri dan anak-anak seperti itu.
    • Karena suami / orang tua murka, maka Allah juga murka.
    • Karena Allah murka berakibat gak turunnya rahmat / rezeki yang lancar pada keluarga itu.
    • Karena gak ada rahmat Allah pada keluarga itu akhirnya keluarga itu punya banyak masalah. 
    • Karena keluarga itu banyak masalah sehingga bikin isteri gak betah di rumah,  gak nurut kata suami, maunya minggat dan cari ketenangan di luar. Begitu juga anak anak yang hidup dalam keluarga yang penuh masalah bikin mereka gak nyaman dalam rumah, berontak mulu dan tambah bandel.
    • Siklus berulang kembali isteri yang makin gak taat dan anak makin bandel membuat suami atau orang tuanya makin murka.  Begitu seterusnya, bagai lingkaran setan tanpa pernah ada habisnya. 

Ridhalah pada keluargamu agar rezekimu lancar.

  • Inti dari siklus di atas adalah ridha Allah ada pada ridha suami atas istrinya. Suami istri yang bahagia akan membawa ketenteraman dalam keluarga sehingga turunlah rahmat Allah dan rezekinya untuk keluarga itu. Begitu besar hak suami atas isterinya, sehingga sepanjang hidup berumah tangga isteri harus mendapatkan keridhaan suaminya. 
  • Silakan baca tulisan mengapa membahagiakan suami memudahkan rezeki?


  • Murka Allah ada pada murkanya suami terhadap istri dan murka orangtua terhadap anak. 
  • Strategi untuk memutus siklus dan lingkaran setan ini terletak di awal yaitu cara menghadapi dan menangani anggota keluarga dengan baik dan penuh keridhaan. 
  • Sedapat mungkin mencegah kemurkaan suami terhadap isteri dan kemurkaan orang tua terhadap anaknya. Hadapi masalah rumah tangga dengan penuh kasih sayang.  Hal itu menunjukkan pada Allah bahwa suami ridha pada istrinya dan orangtua ridha pada anak anaknya. Bukan ridha pada masalah yang ditimbulkannya tapi ridha pada diri mereka yang menjadi tanggung jawabnya. Gak ada masalah yang bisa terselesaikan dengan kemurkaan. Kita tetap mencintai isteri dan anak-anak kita sampe kapanpun. Yang gak kita sukai adalah kelakuannya. Yang mana kelakuan itu sangat bisa dirubah dan diperbaiki.
  • Seorang kepala rumah tangga yang baik harusnya melakukan hal hal di bawah ini : 
    1. Saat menghadapi masalah rumah tangga terkait dengan kelakuan istri dan anak anaknya sedapat mungkin menghindarkan kemarahan dan kemurkaan pada mereka. 
    2. Berusaha membangun komunikasi terbuka dengan isteri dan anak yang fokusnya pada solusi menyelesaikan masalahnya, bukan menyalah-nyalahkan dan menyerang diri pribadi isteri dan anak yang dianggap sebagai pembuat masalah. Hindari kata-kata istri atau anak durhaka,  bukankah kata kata itu doa? Dengan mengatai isteri dan anak durhaka seolah olah kita mendoakan mereka benar-benar durhaka pada kita, suami atau orangtuanya. Padahal yang kita inginkan sebaliknya. 
    3. Bekerjasama melaksanakan solusi atau menyelesaikan masalah dengan terlebih dahulu membuka hati memaafkan kesalahan istri dan anak. Memaafkan bukan berarti menyetujui tindakan salah mereka, tapi mengakui bahwa mereka adalah manusia biasa yang bisa khilaf dan salah. Dengan memaafkan akan membuat mereka merasa dicintai kembali. Seringkali selesai membuat masalah, isteri dan anak mempertanyakan apakah mereka masih pantas untuk dicintai. Memaafkan adalah salah satu bentuk mencintai.
    4. Memberi kesempatan untuk memperbaiki diri sambil mendoakan mereka. Seseorang bisa berubah menjadi baik bisa terwujud dengan pendekatan kasih sayang, bukan pendekatan kekerasan. Ada tahapan kekerasan boleh digunakan jika pendekatan lain mandek, itupun tujuannya bukan untuk menyakiti tapi untuk mendidik.
    5. Jangan suka mengulang-ulang kesalahan mereka. Diingatkan boleh tapi dengan cara yang ma'ruf.

  • Al Quran surah ke 64 ayat 14 menceritakan bagaimana memperlakukan isteri dan anakmu saat melakukan kesalahan, seperti di bawah ini.

Murka versus ridha

  • Bayangkan jika setiap kemurkaan dikonversi menjadi keridhaan maka siklusnya akan berubah seperti ini. Saat isteri / anak membuat masalah dan mulai bandel, suami / orang tua segera melakukan 5 tahapan di atas dengan penuh kasih dan kerelaan sebagai wujud keridhaan pada mereka.
  • Karena suami / orang tua ridha terhadap isteri /anak-anaknya maka Allah juga akan meridhainya.
  • Karena Allah ridha atas dirinya dan keluarganya maka turunlah rahmat Allah dan rezeki atas mereka.
  • Karena rumah itu penuh rahmat Allah, penuh kasih sayang maka keluarga semakin bahagia dan rezekinya lancar, masuk dalam rumah bak air bah.
  • Karena keluarga itu bahagia, rezekinya juga lancar, maka isteri insya Allah akan taat dan anak-anak gak akan bandel dan membuat masalah lagi.
  • Sebenarnya solusi dari kemandekan rezeki serta isteri yang gak taat dan anak-anak yang bandel, perbaikannya sesungguhnya bukan pada isteri atau anak-anak, tapi pada para suami dan para orangtua.. 
  • Semoga kita bisa memetik hikmahnya.
Wallahu alam..

Mengapa Rezeki Kita Hanya Segitu-Gitu Saja?

Rezeki segitu-gitu aja.

  • Mungkin ada diantara kita yang sibuk ngitung-ngitung rezeki. Tahun udah berganti tapi rezeki kita kok gak banyak berubah? Masih segitu-gitu aja, seadanya.. Sementara orang lain kok tiap tahun rezekinya nambah? Perasaan yang dia lakukan ama yang kita lakukan sama? Dia kerja kita juga kerja bahkan kerja kita jauh lebih keras dan lebih rajin daripadanya. Dia ibadah, kita juga ibadah, bahkan kita lebih rajin dan lebih ikhlas?
  • Kenapa? Mengapa? Apa penyebabnya?
  • Kita udah ikuti sekian banyak tips yang ada di blog ini, tapi kok keknya gak manjur ya? Jangan-jangan yang di tulis di sini bo'ongan?? Ah masa' sih bo'ongan wong ada ayat-ayat Quran dan hadits nabi segala? Mau tau penyebabnya, yok..lanjut baca tulisan ini !

Penyebab rezeki kita segitu-gitu aja

  • Sebelumnya admin udah bahas mengapa rezeki kita bermasalah di tahun 2016, intip penyebabnya di sini. Kali ini admin pengen nulis mengapa rezeki kita cuma segitu-gitu aja? Dari tahun ke tahun keknya stagnan gak ada peningkatan. Tetap kecil, tetap sedikit, tetap seuprit??
  • Penyebabnya bisa jadi karena...
KITA TAHU TAPI KITA GAK PEDULI

Apa yang kita tahu ???? Kita punya ilmunya tapi kita gak peduli untuk mengamalkannya.

(1) Shalat berjamaah.
  • Kita tahu bahwa shalat berjamaah itu sunnah, sesuatu yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, 

  • Dari zaman sekolah dulu kita udah belajar kalo shalat berjamaah itu bakal diganjar pahala 27 derajat dibanding shalat sendirian. Tapi yang terjadi kita masih suka shalat sendirian dibanding repot-repot shalat berjamaah di mesjid terdekat. Jangankan berjamaah, shalat tepat watu aja jarang, kalo bisa diundurin sampe akhir waktunya. Padahal Rasulullah SAW sudah mengingatkan kita untuk segara shalat bila tiba waktunya.
  • Yang terjadi adalah kita seringkali gak shalat karena alasan kesibukan. Shalat yang harusnya 5 waktu jadi bolong-bolong. Kita jadi orang yang meremehkan shalat. Tahukah anda bahwa Allah akan mencabut keberkahan rezeki mereka yang meremehkan shalat? 
  • Hanya orang-orang yang shalatlah yang beruntung, terutama mereka yang khusyu. Bagaimana rezeki mau bagus, mau meningkat, kalo shalat diremehkan? Boro-boro khusyu, shalat aja sering ditinggalin, kalopun dikerjakan suka diakhirkan waktunya???

  • Jika rezeki anda hanya segitu-gitu saja, periksa shalat anda, periksa apa yang anda tahu, sudahkan diamalkan?

(2) Dosa.
  • Dosa adalah penghalang rezeki yang utama. Sebagai manusia kita gak mungkinlah luput dari dosa, bahkan para Nabi dan Rasul pun melakukan dosa, karena kita itu lemah, gampang terperdaya bujuk rayu setan. Kita tau kalo ada dosa musti taubat, tapi kita lakukan gak? Kita tahu ada mekanisme yang bisa menghapus dosa, yang kita tahu tapi kita gak peduli, kita enggan untuk mengamalkannya.
  • Baginda rasul sudah mengajarkan kita hal ini.
  • Zikir ini adalah zikir yang sederhana, mudah dan gampang dihapal. Tapi berapa hari telah berlalu tanpa kita mengucapkannya? Yakinkah kalo dosa kita gak akan menenggelamkan kita, gak akan menghalangi rezeki kita? Pantaslah rezeki kita hanya segitu-gitu saja.

(3) Dhuha.
  • Kita tahu bahwa shalat dhuha balasannya sangat besar, dikerjakan pada pagi hari, sore hari kebutuhan kita dijamin tercukupi. Seperti sabda Rasulullah SAW berikut ini,  "Wahai anak Adam jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakat sholat dhuha, karena dengan sholat tersebut Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya. " (H.R. Hakim dan Thabrani). Atau di riwayat lain disebutkan,
  • Kita pengen punya rezeki bagus dan lancar tapi berapa hari yang kita lewatkan tanpa sekalipun melaksanakan shalat dhuha? Ya..wajar jika rezeki kita segitu-gitu saja.

(4) Puasa sunnah.
  • Kita udah tahu kalo puasa itu untuk Allah dan yang ngebales Allah juga seperti pada hadits berikut ini :
  • Bayangkan kalo ada amalan yang kita lakukan Allah langsung yang terima dan akan dibales olehNya juga, sementara Dia yang ngebagi rezeki kita, berapa besarnya yang Allah kehendaki, tapi masih kita biarkan hari berlalu tanpa puasa sunnah, kita malah sibuk ngisi perut dengan berbagai makanan, yang kadang gak dipastikan halal haramnya pula. Wajar jika rezeki kita masih segitu gitu saja..

(5) Menjenguk orang sakit.
  • Kita tahu kalo kewajiban kita terhadap sesama muslim selain menjawab salamnya juga menjenguk saat dia sedang terbaring sakit. Dan balasannya gak main-main bakal didoakan oleh 70.000 malaikat seperti sabda Rasulullah SAW berikut ini :
  • Satu malaikat yang mendoakan aja udah luar biasa, apalagi sampe 70.000? Malaikat itu kerjanya hanya bertasbih pada Allah SWT, gak punya dosa, kalo kita dapat kehormatan didoakan oleh malaikat apa bukan gak mungkin rezeki kita juga ikutan lancar dan mengalir deras? Tapi meski tahu ada tetangga sakit, apa kita menyediakan waktu untuk menjenguknya, atau malah pura-pura gak tau? Pantaslah rezeki kita hanya segitu-gitu aja..!!

(6) Membangun mesjid.
  • Kita tahu bahwa pahala membangun mesjid itu surga, seperti yang dikemukakan oleh Rasulullah SAW dalam hadits berikut ini :
  • Lalu apa yang terjadi saat mesjid dekat rumah lagi butuh uang untuk menyelesaikan pembangunannya? Kita lebih memilih ngumpet dan sembunyi saat petugas mesjid minta sumbangan. Celengan mesjid lebih sering kita cuekin. Lalu gimana rezeki kita gak segitu gitu aja wong sedekah sama rumah Allah aja kebanyakan mikir dan pelit sepelit-pelitnya. Padahal uang yang dipegangnya juga rezeki dari Allah??
Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan mengapa rezeki kita segitu-gitu aja? Karena kita tahu banyak hal tapi ga peduli buat melaksanakannya.. Sekedar tahu tanpa repot-repot mengamalkannya.. Ya wajar..
Wajar rezekinya segitu-gitu aja, dikit dan pas-pasan.. 

Wallahu alam.. 

Tips Mendapatkan Rezeki Isteri Yang Cantik

Isteri yang cantik itu idaman.

  • Manusia gak pernah bisa milih bakal terlahir cantik, ganteng, jelek, sumbing, botak. Karena kondisi fisik yang kita terima itu adalah kehendak Allah. Yang jelek gak pernah pengen lahir jelek kan? Yang cantik juga gak pernah minta-minta dilahirkan rupawan? Kondisi fisik apapun yang diberi Allah harus disyukuri karena itulah yang terbaik bagi kita. Juga gak perlu sombong kalo dikaruniai wajah yang rupawan. Orang yang sombong adalah orang yang menolak kebenaran dan gak akan masuk surga. Naudzubillah..

  • Laki-laki mana yang gak ingin dapet isteri cantik? Apalagi kalo ditambah solehah, pinter masak, pinter ngurus anak dan suami? Wah ini rezeki yang luar biasa. Karena tabiat manusia suka yang indah-indah. Bukan hanya laki-laki yang suka liat wanita cantik, yang wanita pun juga suka melihat laki-laki yang rupawan.
  • Kecantikan dan ketampanan bisa menjadi fitnah juga bisa bermanfaat, tergantung penggunaan nikmat yang diberi Allah SWT itu. Kalo kecantikan dipakai untuk ketaatan inilah yang terbaik. Sebaliknya kalo kecantikan dipake untuk kemaksiatan akan membawa ke jurang bencana dan kesusahan..
  • Agar mendapat isteri cantik itu mudah saja, tips di bawah ini mungkin bisa jadi masukan...


Tips mendapat rezeki isteri yang cantik..

(1) Harus ganteng.
  • Seperti di kemukakan di atas, kalo para wanita juga suka melihat laki-laki yang ganteng dan rupawan. Jadi kalo anda ganteng dan rupawan peluang anda untuk mendapatkan isteri yang cantik jauh lebih besar dibanding mereka yang kurang ganteng dan gak enak dipandang.
  • Jadi bagi anda yang dilahirkan ganteng, poleslah kegantengan anda agar terus bersinar sehingga bisa dengan mudah menarik hati wanita cantik yang bakal jadi isteri anda. Agama gak melarang kita untuk memilih isteri yang cantik kok. Silakan saja.
  • Al Quran yang mulia pun bercerita tentang kegantengan Nabi Yusuf yang melenakan hati wanita-wanita di kotanya..
"Maka tatkala wanita itu (Zulaikha) mendengar cercaan mereka, diundanglah wanita-wanita itu dan disediakannya bagi mereka tempat duduk, dan diberikannya kepada masing-masing mereka sebuah pisau (untuk memotong jamuan) kemudian dia berkata (kepada Yusuf): 'Keluarlah (nampakanlah dirimu) kepada mereka.' Maka tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum akan keelokan rupanya, dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata: 'Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia. Wanita itu berkata: 'Itulah dia orang yang kamu cela aku karena (tertarik) kepadanya dan sesungguhnya aku telah menggoda dia untuk menundukkan dirinya (kepadaku) akan tetapi dia menolak. Dan sesungguhnya jika dia tidak mentaati apa yang aku perintahkan kepadanya, niscaya dia akan termasuk golongan orang-orang yang hina. Yusuf berkata: 'Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan daripadaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mere­ka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh.' Maka Tuhannya memperkenankan doa Yusuf dan Dia menghindarkan Yusuf dari tipu daya mereka. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Yusuf: 31-34)

(2) Harus siap bersaing.
  • Tapi kan gak semua orang dilahirkan ganteng? Populasi orang ganteng juga lebih kecil dibanding populasi orang yang berwajah biasa aja.. Jika anda kebetulan wajahnya biasa aja bahkan cenderung jelek anda harus siap bersaing bukan hanya dengan mereka yang ganteng saja, tapi juga dengan mereka yang berwajah biasa-biasa dan berwajah jelek.
  • Kesiapan bersaing artinya anda siap untuk memenangkan persaingan dengan strategi tertentu. Mereka yang ganteng sudah memiliki poin plus dari wajahnya. Anda harus punya poin lebih yang lain selain wajah untuk memenangkan persaingan.

(3) Harus punya poin lebih.
  • Kalo anda udah kalah di wajah anda harus menang di poin lain. Artinya anda harus punya prestasi yang lebih baik dari saingan anda yang ganteng. Mungkin anda jauh lebih kaya, jauh lebih pintar, jauh lebih perhatian, jauh lebih hebat, jauh lebih soleh?? Ini bisa menjadi poin lebih bagi anda.
  • Mereka yang cantik itu umumnya pemilih. Wajarlah, karena semua orang pengen dapat yang terbaik dalam hidupnya termasuk dalam memilih pasangan hidup.

(4) Harus membersihkan hati.
  • Tahukah anda kalo cantik itu sebenarnya bukan di wajah, tapi di hati? Banyak wanita cantik tapi ahlaknya gak secantik wajahnya, maka kecantikannya jadi hilang. Bagi anda yang betul-betul ingin memiliki rezeki isteri yang cantik, banyak-banyaklah membersihkan hati agar bisa melihat kecantikan seorang wanita secara paripurna. Kecantikan yang memancar dari hati.
  • Wajah itu ibarat topeng, bisa dipoles dengan make up dan alat dandan terkini, bisa dibawa ke dokter bedah plastik agar tampil sempurna. Wajah asli gak muncul terganti dengan wajah-wajah yang telah dibenahi dan disempurnakan. Kecantikan semu atau kecantikan palsu. Kecantikan lahiriah ini pun pudar seiring dengan waktu, tapi kecantikan hati akan abadi.
  • Rasulullah memberikan tuntunan dalam memilih seorang isteri, yaitu nikahilah seorang perempuan karena wajahnya, keturunannya, hartanya dan agamanya. Tapi yang lebih baik dari semua itu adalah nikahilah seorang wanita karena agamanya.
  • Wanita yang cantik hatinya dan solehah itulah sebaik-baik perhiasan di dunia. Dan hanya laki-laki yang tepat yang bisa melihatnya. Bahkan setelah wanita itu dinikahi dan menjadi isteri.

  • Wanita setelah menjadi isteri akan terus terlihat cantik di mata suaminya, jika laki-laki mampu membersihkan hatinya. Karena kecantikan itu masalahnya bukan di isteri tapi dari pemahaman dan pandangan suaminya. Jika suami diberi hati yang tamak, pandangan yang menyeleweng dan kosong dari rasa malu pada Allah SWT tidak ada yang bisa memuaskan pandangan matanya...Begitu juga sebaliknya jika suami senantiasa memandang isteri dengan penuh kasih, memperlakukannya dengan baik, menegurnya dengan cara yang ma'aruf. maka wanita akan terus terlihat cantik dan membawa rezeki bagi suaminya. Bukankah wanita cantik itu adalah wanita yang bahagia?? 

  • Yang terakhir, jika ingin isteri anda menjadi satu-satunya wanita tercantik dalam pandangan anda, syaratnya cuma satu, TUNDUKKAN PANDANGAN! Jangan memandang yang bukan muhrim meskipun mereka tersedia untuk dipandangi bahkan dipelototin, sehingga dalam hati hanya isteri saja yang paling menawan dan bukan wanita lain.
Semoga tips ini bermanfaat bagi setiap laki-laki yang meragukan dirinya bisa mendapatkan rezeki isteri yang cantik.

Wallahu alam..

Banyak Rezeki Dengan Jadi Kecintaan Allah SWT.

Ciri seorang mukmin.

  • Ciri seorang mukmin salah satunya adalah memiliki manfaat bagi orang di sekitarnya. Bagaimana caranya menjadi insan yang bermanfaat bagi orang lain? Dengan menebarkan kebaikan. Dalam banyak surah di Al Quran dan sunnah Rasul terdapat anjuran untuk berbuat kebaikan. Seperti pada ayat berikut ini.
  • Ayat yang mulia ini mengabarkan tentang salah satu golongan manusia yang dicintai Allah SWT. Yakni Allah memerintahkan untuk memaafkan dan membiarkan mereka yang bersalah, Allah menutup firmanNya dengan dengan berfirman kalau Dia mencintai orang yang berbuat baik (muhsinin).

Balasan orang yang berbuat baik.

  • Banyak ayat yang menunjukkan kecintaan Allah SWT terhadap orang yang berbuat kebajikan. Diantaranya adalah ayat dalam Surah Al Imran 148 berikut ini :

  • Ungkapan berbuat kebaikan dari ayat mulia di atas mencakup banyak hal dan bermakna umum / luas. Mencakup segala bentuk kebaikan yang dilakukan hamba di atas bumi. Dan perbuatan baik yang paling mulia adalah perbuatan baik seorang hamba kepada Rabb-nya. Artinya mengikhlaskan serta mengesakan Allah dalam peribadatan serta mendakwahkannya pada manusia. 
  • Balasannya adalah pahala di dunia dan pahala di akhirat. Siapa yang mau dimudahkan hidupnya di dunia hendaklah dia berbuat baik.
  • Berikut ini ayat lainnya lagi yang membahas tentang pahala berbuat kebaikan / amal saleh, yaitu Surah An Nahl ayat 97.

  • Mereka yang berbuat baik akan diberi kehidupan yang baik dan balasan pahala yang lebih baik. Ulama tafsir memberikan pendapat tentang kehidupan yang baik dalam ayat di atas sebagai :
    • rezeki yang baik dan halal di dunia serta kebahagiaan (Abdullah bin Abbas ra).
    • kecukupan / qana'ah ( Ali bin Abi Thalib ra dan Al Hasan Basri).
    • lezatnya ketaatan ( Abu Bakar Al Waroq).
    • ketenangan jiwa dan hati (Abdurrahman bin Nash As Sa'di).
    • kehidupan yang baik meliputi segala kelapangan dan kemudahan hidup ( Abul Fi'da, Ibnu Katsir ra).
    • surga dan kehidupan yang baik di akhirat (Qatadah, Ibnu Zaid ra).
    • kehidupan kubur yang baik dan lapang (Abu Ghasan).
  • Sementara pahala yang baik di dunia, menurut Abu Bakar Al Jaza'iri Hafidzahullah adalah :
    • kehidupan yang baik.
    • kecukupan.
    • makanan dan minuman yang cukup / lezat.
    • bersih dari noda.
  • Pahala yang lebih baik di akhirat adalah surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya... Luar biasa bukan?

Dicintai Allah.

  • Agar bisa mendapatkan rezeki berupa kehidupan yang lebih baik dan balasan pahala yang jauh lebih baik adalah dengan mengikhlaskan diri beribadah pada Allah SWT. Ikhlas di sini bermakna memurnikan tujuan untuk mendekatkan diri pada Allah SWT, membersihkan diri dari pamrih sesama mahluk. 
  • Beribadah dan berbuat baik seakan-akan engkau melihatNya dan jika engkau tidak melihatNya maka sesungguhnya Allah melihatmu.
  • Anjuran agar ikhlas dalam beribadah ini tujuannya agar seorang hamba selalu merasa dilihat oleh Rabb-nya sehingga bisa menyempurnakan kekhusyuan, ketundukan dan kepasrahan hanya pada Allah SWT.
  • Ikhlas itu hakikatnya adalah membersihkan ibadah dan ketundukan pada Allah Azza Wajalla dari segala sesuatu yang mengotorinya seperti riya, syirik ataupun bid'ah. Karena sesuatu yang bercampur dengan kotoran pasti tidak murni.
  • Menjadi orang yang selalu menebar kebaikan merupakan suatu keistimewaan tersendiri. Tidak gampang untuk melakukannya tapi bukan berarti gak mungkin. Bahkan oleh generasi terbaik pun, para sahabat nabi tidak semua bisa tampil dalam seluruh pintu kebaikan. 
  • Diriwayatkan pada suatu pagi Rasulullah SAW bertanya pada sahabat akan amal-amal kebaikan yang mereka lakukan, berupa puasa sunnah, sedekah, menjenguk orang sakit dan sebagainya. Ternyata diantara semua sahabat yang hadir di situ hanya Abu Bakar Shiddiq yang melakukannya. Sehingga Rasulullah SAW menegaskan bahwa Abu Bakar akan diseru oleh malaikat pada seluruh pintu-pintu surga dimana beliau bisa memasukinya dari pintu mana saja yang dikehendakinya. Sungguh suatu keistimewaan yang diberikan Allah pada beliau.
  • Mudah-mudahan ini memotivasi kita untuk melazimi pintu-pintu kebaikan menurut kadar kesanggupan kita masing-masing. Tidak mesti semuanya, minimal kebaikan-kebaikan yang memiliki keistimewaan di sisi Allah SWT dan menyentuh hajat serta maslahat orang banyak.
  • Salah satu keuntungan yang didapatkan oleh mereka yang melazimi berbuat baik adalah pahalanya akan terus didapatkan oleh hamba tersebut kendati tidak tidak dilakukan lantaran sebuh uzur syar'i. Misalnya hamba yang senantiasa melakukan puasa sunnah. Ketika terhalang karena sakit, Allah tetap memberikannya pahala orang yang berpuasa secara sempurna. Seperti sabda Rasulullah SAW;


KESIMPULAN

  • Jika ingin hidup berlimpah rezeki jadilah orang yang dicintai Allah dengan senantiasa mendhawamkan kebaikan. Motivasi agar terus bisa berbuat kebaikan :
    • Mengingat keutamaan berbuat kebaikan.
    • Mengikhlaskan niat dalam berbuat kebaikan.
    • Berupaya semaksimal mungkin melakukan kebaikan yang diperintahkan oleh agama.
    • Memilih kebaikan yang efeknya menyentuh kemaslahatan orang banyak.
    • Saling menasehati dalam kebaikan dan takwa, agar orang lain juga terinspirasi melakukan kebaikan / amal saleh.
    • Berdoa kepada Allah SWT agar senantiasa istiqamah di jalan kebaikan dan hati tetap lurus mengerjakan apa yang diperintahkan dan menjauhkan laranganNya.
Wallahu alam..

Berlomba Mencari Rezeki Yang Melalaikan.

Dua perlombaan.

  • Sebenarnya ada dua perlombaan yang dilakoni oleh hamba Allah di dunia ini. Masing-masing perlombaan itu punya garis finish dan ada balasannya. Tergantung apa yang diperlombakan. Jika yang diperlombakan adalah kebaikan maka kebaikan pula akhirnya. Jika yang dilombakan keburukan maka keburukan pula akhirnya.

  • Perlombaan yang dilakoni orang beriman di dunia ini adalah mencari ridha Allah dan surgaNya. Sedangkan mereka yang ingkar dan jauh dari cahaya Ilahi adalah meraup sebanyak mungkin kesenangan dunia hingga melalaikannya mengingat Allah.
  • Untuk golongan ingkar ini Allah menjelaskannya dalam surah At Takatsur ayat 1 -3 berikut ini :

  • Ayat yang mulia ini menjelaskan hal ihwal orang yang lalai. Yaitu mereka yang hidupnya mencari rezeki Allah berupa harta hanya untuk dikumpulkan sebanyak-banyaknya kemudian saling dibanggakan diantara mereka.
  • Akibatnya mereka lalai dari zikir dan ibadah kepadaNya. Lalai dari maksud dan tujuan mereka diciptakan. 
  • Sebab energi, waktu dan potensinya dihabiskan untuk mengejar dunia dan berbangga dengan apa yang telah dicapai. Diantara rezeki yang mereka banggakan adalah banyaknya harta, anak-anak, jabatan, kedudukan dan posisi di depan manusia.

Berlomba yang melalaikan.

  • Kategori lomba yang melalaikan adalah berlomba mencari rezeki untuk ditumpuk dan dibanggakan sebagaimana disebutkan di atas. Perlombaan yang akhirnya berujung pada kerugian dan penyesalan. Karena perlombaan ini bukan perkara yang diperintahkan Allah. Bahkan kebanyakan nash datang mencela serta memperingatkan manusia jangan sampai terjebak dalam perangkap lomba yang melalaikan ini.
  • Yang dianjurkan adalah perlombaan dalam kebaikan. Silakan mencari rezeki yang banyak tapi gunakan rezeki itu untuk mencari ridha Allah. Jangan sampai melupakan tujuan ini, mencari ridhaNya. Kebanyakan kita melupakan hal itu sehingga mulai dari cara mencari rezekinya sudah haram, sudah jauh dari tuntunan agama apalagi cara membelanjakannya. Terkait dengan hal ini Allah sudah memberikan solusinya, yaitu bertaubat segera, sebelum ajal menjemput.
  • Perlombaan mengejar dunia ini takkan pernah ada habisnya, karena manusia gak pernah puas terkait urusan dunia ini. Punya rumah satu maunya dua, punya motor maunya mobil, punya uang 100 juta mau nambah jadi semilyar. Gak ada habisnya karena gak akan pernah puas. Rezeki dan harta yang mereka kejar itu kelak akan ditanya penggunaannya. Balasan yang sesungguhnya bukan di dunia ini tapi di akhirat nanti. 
  • Rasulullah SAW mengatakan hal ini dalam sabdanya berikut ini : 


Berlomba dalam kebaikan.

  • Terkait perlombaan dalam kebaikan Rasulullah SAW dan para sahabat telah menunjukkan contoh teladan yang baik. Kehidupan mereka disemarakkan dengan upaya memperbanyak amal saleh dan menghidupkan agama Allah SWT di bumi. Banyak diantara mereka yang hidup sederhana bahkan miskin karena zuhudnya pada dunia. 
  • Dalam sebuah riwayat dikisahkan, dari Abu Dzar ra, " Sejumlah sahabat berkata pada Rasulullah SAW, " Wahai Rasulullah, orang kaya bisa mendapatkan pahala yang banyak, mereka shalat sebagaimana kami shalat, puasa sebagaimana kami puasa, dan mereka bersedekah dengan kelebihan harta mereka (sedang kami tak dapat melakukannya)."
  • Bersabda Rasulullah, "Bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian jalan untuk bersedekah? Sesungguhnya setiap tasbih (ucapan subhanallah) merupakan sedekah, setiap takbir (ucapan Allahu Akbar) merupakan sedekah, setiap tahmid (ucapan Ahamdulillah) merupakan sedekah, setiap tahlil (ucapan Laa Ilaah Illallah) merupakan sedekah, amar ma'ruf nahi mungkar merupakan sedekah dan setiap kemaluan kalian (ketika menggauli isteri) merupakan sedekah."
  • Mereka bertanya, " Ya Rasulullah, bagaimana bisa dikatakan berpahala seorang diantara kami yang menyalurkan syahwatnya?" Beliau bersabda, " Bagaimana pendapat kalian seandainya hal tersebut disalurkan di jalan yang haram, bukankah baginya dosa? Demikian halnya jika hal tersebut diletakkan pada jalan yang halal, maka baginya mendapatkan pahala." (H.R. Muslim).
  • Jadi gak ada alasan untuk tidak berbuat baik. Gak ada alasan untuk tidak bersedekah dan gak perlu mengejar dunia sedemikian rupa karena berlomba itu hanya ada dalam ibadah dan kebaikan bukan dalam hal duniawi yang melalaikan. 

KESIMPULAN.

  • Silakan berlomba mencari rezeki Allah di bumi ini, tapi caranya harus benar dan cara membelanjakannya pun harus tepat, jalan yang di ridhai Allah SWT. Senantiasalah berdoa dan mendekatkan diri padaNya karena kepadaNyalah kita akan kembali. 
  • Jangan lupa menghadiri acara pemakaman atau takziah saudara sesama Muslim agar kita bisa menyaksikan bagaimana akhir setiap manusia di dunia ini. Mereka meninggal hanya terbungkus secarik kain putih menuju tempat yang abadi, gak bawa apa-apa kecuali badan saja (serta amal) dan meninggalkan semua rezekinya (harta, anak-anak, keluarga, kedudukan, jabatan) yang setegah mati dikejarnya di dunia. 
  • Sering-seringlah mengunjungi mereka yang sakit dan mereka yang miskin agar bisa menumbuhkan rasa syukur atas rezeki yang kita miliki sehingga tidak terdorong nafsu untuk mengejar lebih banyak harta tanpa peduli halal dan haramnya.
  • Pahamilah bahwa hakikat harta itu fana, tidak kekal, nilainya yang tinggi gak akan memberi manfaat jika tidak dibelanjakan di jalan Allah SWT yang nantinya menambah pahala dan timbangan amal kebaikan kita. Harta hanya bermanfaat jika dibelanjakan di jalan kebaikan, bukan dipake foya-foya apalagi ditumpuk sambil dibangga-banggakan
  • Lihatlah mereka yang keadaannya lebih sengsara dari kita dalam urusan dunia serta lihatlah mereka yang keadaannya di atas kita dalam urusan ibadah dan ketaatan. Agar fokusnya jelas.. fokus ibadah, berlomba mencari ridha Allah.
Wallahu alam..

Logika VS Takdir, Kaitannya Dengan Rezeki

Logika versus takdir.

  • Ada sebuah cerita yang saya baca tentang 2 orang bernama Logika dan Takdir yang bersahabat karib dan sedang menempuh perjalanan jauh dengan mobil. Tapi ternyata perjalanannya gak semulus bayangan mereka. Perjalanan mereka harus terhenti karena mobilnya mogok, kehabisan bahan bakar. Sepanjang perjalanan gak ada stasiun pengisian bahan bakar, sehingga mulailah kedua sahabat itu saling berpikir dan memulai ikhtiar masing-masing. Awalnya mereka melanjutkan dengan berjalan kaki tapi setelah itu mereka kecapean dan mencari tempat istirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
  • Si Logika memilih untuk tidur di bawah pohon yang rindang. Dalam pikirannya bahwa pohon yang rindang adalah sebuah tempat yang nyaman untuk ditempati istirahat dan merebahkan badan.

  • Sementara sahabatnya memilih tempat yang lebih gila yaitu berbaring di tengah jalan. Si Logika mencoba mengingatkan si Takdir kalo tengah jalan bukan tempat istirahat yag baik. Tengah jalan adalah tempat yang berbahaya karena kendaraan lalu lalang dan bisa saja salah satunya menabrak si Takdir sampe mati. 
  • Tapi si Takdir bersikeras untuk tidur di tengah jalan dengan alasan bahwa lebih mudah ditemukan oleh pengendara lain dan lebih cepat bisa minta tolong. Akhirnya karena bosan memberi nasehat yang gak didengarkan oleh si Takdir, si Logika kembali ke tempatnya dan mulai memejamkan mata. Meski bersahabat tapi mereka membuat pilihan yang berbeda. Keduanya akhirnya tidur di tempat piihan masing-masing. Si Logika di bawah pohon dan si Takdir di tengah jalan.
  • Singkat cerita gak berapa lama kemudian lewatlah sebuah mobil yang berkecepatan tinggi, supirnya kaget melihat ada orang yang tidur di tengah jalan refleks membanting setir ke samping dan akhirnya malah menabrak si Logika yang sedang tidur di bawah pohon, sementara si Takdir selamat dari insiden itu.

Pelajaran yang kita dapat dari cerita di atas?

(1) Takdir kadang bertentangan dengan logika.
  • Seringkali otak kita yang terbatas berusaha untuk menentukan jalan hidup kita sendiri. Kalo saya kerja keras, ikhtiar gak kenal lelah buat sukses, saya pasti sukses, gak mungkin gak. Padahal kenyataannya gak begitu bukan?
  • Seringkali kita udah ikhtiar, kerja mati-matian, usaha gak kenal henti, kita udah pake semua prisip-prinsip ekonomi yang diajarin di sekolah, udah patuh semua aturan, logikanya pasti rezeki kita bagus.. Kenyataannya kan gak selalu demikian? Seringkali usaha dan ikhtiar itu gak membuahkan hasil. Yang kita peroleh adalah kegagalan dan kesusahan. 
  • Seringkali juga terjadi hal sebaliknya. Kita usahanya biasa-biasa aja, malah cenderung pasrah menerima keadaan terburuk, ternyata hasilnya di luar dugaan. Hasilnya lebih banyak, bahkan lebih dari yang kita butuhkan..
  • Rezeki adalah takdir Ilahi. Kita gak bisa memprediksinya, kapan datangnya dan berapa jumlahnya, datangnya lewat mana juga kita gak tau pasti. Semua misteri. Jadi usaha yang kita lakukan buat nyempurnain ikhtiar, nunjukin kalo kita tuh serius, kalo kita betul-betul berusaha menggapai impian kita. Kalo hasilnya nanti gak sesuai harapan itu udah takdir (ketentuan Allah). Kalo kita gak berusaha kita gak akan pernah tahu apakah berhasil ato gak kan?
baca : rezeki, antara takdir dan ikhtiar.

(2)  Manusia harus berani ngambil resiko.

  • Mengapa si Takdir berani tidur di tengah jalan padahal itu mengancam nyawanya? Karena peluangnya untuk bertemu kendaraan jauh lebih besar dibanding kalo dia tidur di pinggir jalan di bawah pohon rindang. Ini namanya berani mengambil resiko.
  • Memang zona aman itu bikin nyaman, tapi hasil yang didapatkan juga gak sebesar kalo menempuh resiko. Jadi karyawan atau PNS memang tampak nyaman dan mudah. Berseragam rapi dan wangi, tiap hari masuk kantor dan setiap awal bulan terima gaji. Duitnya memang pasti, tapi sedikit. 
  • Jadi pengusaha memang terlihat sulit, harus mikirin modal, manajemen, SDM, teknologi, pemasaran dan manfaatin semua sumberdaya yang ada. Ribet mikirin gaji karyawan, perputaran modal, ngasi pelatihan SDM tapi duit yang didapat juga lumayan..
  • Hidup mengambil resiko bisa memberi hasil yang jauh lebih besar dibandingkan dengan hidup nyaman dalam zona nyaman..
  • Ibadah yang dilakukan di tengah cuaca ekstrim, kondisi tubuh yang gak fit serta jalanannya jauh dan susah adalah perjalanan ibadah yang penuh resiko tapi ganjaran pahalanya jauh lebih besar dibanding mereka yang ibadah dekat rumah, tinggal jalan kaki dan tubuhnya sehat pula.
  • Rezeki juga gitu..mau besar rezekinya lakukan sesuatu yang mengandung resiko, seperti sedekah ekstrim. Sedekah dengan sesuatu yang paling dicintai, besar nilainya dan membuat jantung berdebar-debar karena sebagian hati gak rela melepasnya.
baca : Pengen hajat cepat terkabul, lakukan ini.

(3). Berbaik sangkalah pada Allah SWT. 

  • Si Logika memperingatkan si Takdir agar gak tidur di tengah jalan karena bisa berbahaya, itu wajar karena logika mikir itu berbahaya. Tapi si Takdir berpikiran lain, bahwa jika memang belum waktunya maka ajalnya belum akan datang. Tapi kalo dia gak memberanikan diri tidur di tengah jalan dia gak bakal pernah tahu apakah ada kendaraan yang berhenti untuk menolongnya ato gak. Dia memilih untuk berbaik sangka pada Allah SWT, memilih untuk berpikir positif daripada cemas yang melemahkan. Berpikir positif dan berprasangka baik itu menguatkan. Apa yang terjadi? Ternyata ajal malah menjemput si Logika yang tidur di tempat yang dikiranya aman, sementara si Takdir malah selamat..
  • Jadi saat rezekimu lagi seret dan susah tetaplah berprasangka baik pada Allah SWT, mungkin inilah yang kamu butuhkan dan terbaik untukmu saat ini. Mengapa penerbangan kita tertunda, bisa saja itu jalan keselamatan yang diberiNya. Banyak hal akan lebih mudah menerimanya jika disertai dengan prasangka baik dan pikiran positif. Termasuk rezeki. Berapapun jumlahnya jadi gak penting, karena bagaimana kamu menerimanya saja.
  • Selalu ada hikmah di balik sebuah kejadian.
baca : berbaik sangkalah pada Allah, maka rezeki akan menghampiri

KESIMPULAN.

  • Logika adalah alat untuk membantu kita berjuang memperbaiki nasib dan kondisi kita. Kita diberi pikiran sadar untuk menimbang apakah sesuatu itu mungkin, sesuatu itu benar, sesuatu itu baik ato tidak. Logika membantu kita berpikir layaknya manusia berakal yang beda dengan hewan yang hanya mengandalkan naluri / insting. Logika yang membantu ikhtiar kita agar sejalan dengan apa yang kita inginkan. Karena logika hanya alat bantu, maka gak bisa nentuin apa yang kta ikhtiarkan itu berhasil ato gak. Logika bisa memprediksi tapi hasilnya belum tentu sama dengan apa yang diprediksikan tersebut. Peluang untuk terjadinya hal yang sebaliknya pun sama besarnya. Di sinilah peranan takdir.
  • Takdir adalah ketentuan Allah SWT yang menjadi misteri bagi kita. Takdir inilah yang menentukan apakah sesuatu yang kita usahakan akan berhasil atau tidak. Itu sebabnya usaha gak akan mengubah rezeki kita. Apapun yang kita lakukan di dunia ini sebenarnya hanyalah menjalankan apa yang telah ditakdirkan untuk kita.  Tapi takdir ini misteri, kita gak akan pernah tau bagaimana takdir kita sampe kita menjalaninya.
  • Logika memanusiakan kita sementara takdir menyempurnakannya..
Wallahu alam..

Followers

Pages

About Me

My photo

Saya  apa adanya, senang baca buku, mikir, nulis dan berbagi sedikit ilmu yang saya miliki. Harapan saya sih  ilmu yang sedikit itu bermanfaat, setidaknya untuk saya sendiri. Saya juga menulis blog pribadi lancarrezeki.blogspot.com, berbagidanjadikaya.blogspot.com catatanngocol.blogspot.com, hanya-love.blogspot.com dan belajarlewatquotes.blogspot.com