Tips Menjadikan Diri Orang Yang Murah Rezeki

Murah rezeki itu mudah.

  • Bayangkan betapa nyamannya jika kita jadi orang yang murah rezeki. (Baca : 5 tips menuju hidup yang murah rezeki). Bukannya kita yang mengejar rezeki, tapi sebaliknya rezeki yang mendatangi dimanapun kita berada. Kita seolah menjadi magnet rezeki yang menarik rezeki yang ada di sekitar kita. 

  • Karena rezeki bergerak lebih cepat dibanding ajal, maka rezeki itu harusnya mudah didapat. Karena selama nyawa masih ada didalam badan, maka rezeki akan terus dijamin Allah. Tapi kenyataannya tidak demikian, banyak orang yang rezekinya susah. Bahkan ada yang sudah kerja keras rezekinya gak dapat juga.
  • Menjadikan diri orang yang murah rezeki juga mudah. Intinya hanya jadi orang baik dan menghiasi hidup dengan kebaikan.


Tips menjadikan diri murah rezeki.

(1) Jadilah orang baik dan tebar kebaikan.
  • Jadilah orang baik karena orang baik rezekinya juga baik. Hanya batasan orang baik itu seperti apa, perlu kita tahu. Jangan sampai kita merasa berbuat kebaikan ternyata cara kita salah dan kebaikan itu tak kunjung mendatangkan rezeki. sebagaimana harapan kita.
  • Tapi hal itu jangan menyurutkan kita untuk berbuat baik. Karena bukan kebaikannya yang salah tapi cara kita berbuat baik yang belum tepat. Yakinilah bahwa apapun kebaikan yang kita lakukan itu akan kembali kepada kita, cepat ataupun lambat. Yang baik akan berbalas kebaikan demikian pula sebaliknya, kejahatan akan menuai keburukan. Jangan pernah meninggalkan sebuah tempat tanpa melakukan kebaikan. Di rumah, di kantor, di sekolah, di tempat usaha adalah ladang untuk berbuat baik.
  • Allah sudah mengatakannya pada kita, dalam Al Quran Surah Al Isra ayat 7 dengan jelas Dia berfirman :

(2) Murahkan rezeki orang lain.
  • Jadi apapun yang kita lakukan akan berbalik kepada kita. Jika ingin murah rezeki maka murahkan dulu rezeki orang lain. Jangan pelit berbagi harta, jangan lupa berzakat, jangan sungkan bersedekah, infaq. Jangan kikir berbagi ilmu. Apa yang kita bagi bisa jadi penolong bagi kita di akhirat nanti.
  • Permudahlah urusan orang lain. Sekarang ini banyak orang yang menganut paham yang salah, jika bisa dipersulit mengapa harus dipermudah? Padahal mempermudah urusan orang lain akan membuat kita mudah menarik rezeki juga lho. Bukan dari orang yang kita bantu tapi dari Zat yang Maha Melihat perbuatan kita. Bantulah orang lain mencapai impiannya dan Allah akan memberimu kemudahan mencapai cita-cita dan impianmu.

  • Tolonglah orang lain. Jangan sungkan dan tak perlu banyak mikir. Memang banyak orang jahat dan suka memanfaatkan orang lain di luar sana, tapi jika ingin murah rezeki permudah pikiran positif masuk. Tolonglah orang lain maka engkau akan ditolongNya.

(3) Setiap langkahnya adalah kebaikan.
  • Jika ingin menjadikan dirimu orang yang mudah rezeki pastikan jika setiap langkahmu adalah kebaikan, setiap ucapanmu adalah kebaikan, setiap perbuatanmu adalah kebaikan. Bukan hanya saat menerima nikmat dia bersyukur, bahkan di saat menderita dan dirundung masalah pun ia bersabar dan berbuat baik pada dirinya.

(4) Tidak perhitungan.
  • Kadang kita terlalu banyak perhitungan, menghitung untung rugi dari sebuah tindakan. Jika melakukan A apa untungnya bagi saya? Saya sudah mengeluarkan uang sejumlah sekian milyar untuk membangun mesjid, Allah pasti akan memberi rezeki yang banyak pada saya. Itu sama dengan berdagang dengan Allah. Tindakan seperti ini tak pantas dilakukan oleh seorang mukmin.
  • Jika ingin murah rezeki, ikhlaskan semua hartamu di jalanNya. Jangan menakarnyaa karena saat Allah memberimu rezeki kamu langsung diberiNya, dan Dia tak pernah menakar pemberianNya. Harusnya kita malu, yang kita klaim sebagai harta kita dan kita takar-takar itu sejatinya dari Allah juga, yang kebetulan dititipkan lewat kita. Masa' harta titipan ditakar-takar saat diminta pemilikNya?

(5) Menjauhkan diri dari perbuatan yang sia-sia
  • Narkoba, minuman keras, berzina, ghibah, korupsi adalah perbuatan yang sudah dianggap lazim di abad modern ini. Pelakunya sudah tidak malu lagi disorot kamera dan diperbincangkan orang banyak. Baginya yang penting dia senang dan melakukan apa yang disenanginya, persetan dengan mereka yang mengingatkannya. Dia menuduh orang yang mengingatkannya dengan tuduhan haters atau cemburu.
  • Padahal jika ingin murah rezeki, tinggalkan perbuatan yang sia-sia dan tak berguna.

(6) Tahu caranya berbuat baik.
  • Perbuatan baiknya selalu sama dan tak dipengaruhi oleh orang lain. Maksudnya, banyak orang yang tindakannya dipengaruhi oleh orang di sekitarnya. Kalau orang berbuat baik padanya maka dia juga akan baik, kalau orang lain pelit padanya, maka ia juga jadi pelit. Kalau orang memakinya dia juga balas memaki. 
  • Itu tindakan yang tidak arif dan tidak tahu caranya berbuat baik. Kenapa saat ingin berbuat baik harus menunggu orang lain berbuat baik dulu. Kontrollah diri kita, jangan biarkan kelakuan buruk orang lain menentukan cara kita bertindak. Orang baik tindakannya akan selalu baik. Produknya adalah kebaikan, dimanapun dia berada dan dengan siapapun dia berhubungan.
  • Orang yang murah rezeki adalah mereka yang gak dipengaruhi lingkungan, sebaliknya dialah yang mempengaruhi lingkungannya. Dia tetap sejuk di tempat panas dan mengalirkan kesejukannya supaya semua orang merasakan kesejukan yang dirasakannya. Dia tetap manis di tempat pahit, dan memberi rasa manisnya pada kepahitan itu sehingga semua orang dapat mencicipi manisnya. Tetap tenang di tengah badai hebat yang melanda dan menularkan ketenangannya pada badai yang mengamuk hebat. Tetap merasa rendah hati meskipun berada diantara orang sombong dan banyak yang bisa disombongkannya.
Itulah 6 tips bagaimana menjadikan diri orang yang murah rezeki dengan senantiasa memproduksi kebaikan. Kebaikanlah yang menarik rezeki kepada kita, produsennya.
Saya tutup artikel ini dengan hadits Rasulullah SAW berikut ini :


Wallahu alam..

Tips Membuat Senyuman Mendatangkan Rezeki.

Senyum adalah sedekah.

  • Hadits bahwa senyum adalah sedekah begitu terkenalnya sampai kita hapal di luar kepala. Tapi belum tentu kita praktekkan. Ada kan orang yang kemana-mana pasang muka jutek, pasang muka sedih, merana dan menderita? 
  • Konon Rasulullah adalah manusia yang paling banyak tersenyum seperti hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, " Dari Abdullah bin Al Harits bin Jaz`i Radhiyallahu Anhu dia berkata, “Aku tidak pernah melihat seseorang yang paling banyak senyumannya selain Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.” 
  • Lalu apa hubungannya rezeki dengan senyuman? Ternyata orang sering tersenyum itu rezekinya jauh lebih banyak dibanding mereka yang suka manyun. Murah senyum juga murah rezeki.


Mengapa senyuman bisa mendatangkan rezeki?

(1) Senyum adalah sedekah.
  • Sedekah itu mendatangkan rezeki. Apapun yang kita beri akan kembali kepada kita berlipat ganda, bisa dalam bentuk yang sama maupun dalam bentuk lainnya. Sedekah tak harus dalam bentuk uang. Melihat pengemis di jalanan, jika sedang tak punya uang, memberikan senyuman terindah anda itu jauh lebih baik daripada memberi uang tapi pasang muka galak disertai hardikan. 
  • Bisa jadi pengemis akan mendoakan anda dapat rezeki hari itu dan berterima kasih diberi senyuman yang penuh belas kasih. Anda sendiripun lebih suka melihat dan mendekati orang yang tersenyum, bukan?
  • Selain mengucapkan salam, siapkan senyum termanis anda saat bertemu dengan orang lain atau sesama muslim. Karena bisa saja senyuman itu pembuka rezeki atau pembuka doa rezeki dari orang lain untuk anda.

(2) Senyum adalah kebaikan.
  • Jangan meremehkan senyuman, karena senyuman dinilai sebagai kebaikan. Apa anda ingin menyia-nyiakan sebuah kebaikan yang sederhana dan mudah? Rasulullah bersabda :
  • Kebaikan itu menarik kebaikan. Senyuman adalah kebaikan, maka kebaikan akan menarik kebaikan termasuk rezeki yang ada di sekitarnya. Jika kita menanam kebaikan maka kita akan menuai kebaikan juga, bahkan bisa jadi dapat kebaikan yang lebih baik.
  • Jangan pernah berjalan tanpa senyum tersungging di wajah. Tebarlah kebaikan sederhana setiap hari, meski hanya seulas senyum tulus di wajah anda. Karena rezeki bisa datang dari arah yang tak disangka-sangka.

(3) Senyuman menyenangkan hati.
  • Tentu anda tak bisa tersenyum jika suasana hati anda sedang buruk. Senyuman adalah pancaran suasana hati anda. Menurut penelitian orang yang tersenyum mengeluarkan endorfin dari dalam tubuhnya, hormon yang membuat suasana hati bahagia serta menekan hormon kortisol, yang berperan meningkatkan stres.
  • Orang yang banyak tersenyum cenderung lebih bahagia dibanding orang yang suka manyun. Orang bahagia banyak rezekinya dibanding orang yang sedih melulu.

(4) Senyuman menarik energi positif.
  • Senyum adalah energi positif yang memancar keluar. Sesuai dengan hukum tarik menarik, maka hal yang positif akan menarik energi positif di sekelilingnya, termasuk rezeki. 
  • Coba perhatikan bagaimana para sales/marketing/penjual/customer service melayani kliennya? Dengan senyum bukan? Karena mereka menyadari bahwa klien lah yang membawa duit (rezeki) untuk perusahaan/tempatnya bekerja. Klien akan membeli produk atau jasa yang sesuai keinginannya. Banyak pembeli yang meninggalkan toko tanpa membeli apa-apa, padahal kualitas barangnya bagus serta harganya bersaing,  hanya karena kecewa dengan pelayanannya.
  • Saat tersenyum anda sebenarnya sedang "menjual diri" kepada orang lain di sekitar anda. Wajah yang penuh senyum membuat anda kelihatan lebih percaya diri dan ebih sukses. Senyuman akan membuat orang tertarik berbisnis karena dianggap lebih mudah bekerjasama. Aatau saat wawancara kerja, peluang anda untuk diterima kerja lebih besar dariada kandidat lain yang lebih banyak manyun dan gugup. Itu berarti rezeki bukan?

(5) Senyuman itu menular.
  • Coba bayangkan anda berada di tempat praktek seorang dokter, sedang menunggu giliran. Semua orang terdiam dan masing-masing galau dengan penyakit yang dideritanya. Tiba-tiba seorang bayi mungil menggemaskan tersenyum pada anda. Apa yang anda lakukan, anda pasti ikut tersenyum juga. Senyuman anda pun menular dan membuat ruang praktek itu lebih bahagia karena lebih banyak orang tersenyum.
  • Senyuman membuat anda awet muda. Membuat orang lain tersenyum itu berpahala bukan? Bagaimana rezeki bisa terlewat dari orang yang membahagiakan saudaranya?


 (6) Senyuman meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Orang yang selalu terseyum jauh lebih sehat dibanding mereka yang galau. Mengapa? Senyuman adalah penanda suasana hati yang positif. Dan ini menekan tingkat stres dan meningkatkan kekebalan tubuh. Tubuh yang kuat, sehat dan bebas penyakit lebih mudah beribadah dan mencari rezeki Ilahi.

KISAH SEBUAH SENYUM.

  • Saya tutup artikel kali ini dengan sebuah cerita tentang 2 orang ibu yang masuk ke dalam sebuah toko gamis. Toko ini terkenal dengan kualitas barangnya yang bagus denga harga yang terjangkau. Mungkin pelayan yang melayani kedua ibu itu lagi "bad mood" jadi yang tampak hanya wajah kusut, tanpa senyum dan pelayanannya sangat buruk.
  • Ibu A sangat kesal dengan pelayanan yang buruk tersebut dan mulai terpengaruh "bad mood" pelayan toko. Dia mulai marah-marah dan merasa tidak dihargai. Bukankah konsumen adalah raja? Akhirnya dia meninggalkan toko itu dengan murka tanpa membawa apapun.
  • Sementara Ibu B tetap tersenyum meskipun menerima pelayanan yang buruk. Saat mereka berjumpa di parkiran Ibu A penasaran, mengapa ibu B demikian menikmati waktu belanjanya meskipun pelayanannya buruk? Akhirnya dia bertanya dan dijawab oleh ibu B, " MENGAPA SAYA HARUS MENGIZINKAN PELAYAN ITU MENENTUKAN SUASANA HATI DAN TINDAKAN SAYA? Sayalah penentu kehidupan saya sendiri dan bukan orang lain." Ibu A bertanya lagi, "bukankah dia melayani dengan buruk?" Ibu B kembali berkata, "Itu masalah dia dan tak ada hubungannya dengan saya. Tujuan saya adalah ingin membeli baju yang saya sukai. Saya tak akan membiarkan pelayanan buruk toko membuat saya teralihkan dari tujuan saya sebenarnya." Sambil mengangkat 2 kantong belanjaan ibu B masuk ke dalam mobilnya, tersenyum pada ibu A yang terpana dan segera berlalu.
  • Pesan dari kisah di atas?
    • Mengapa kebahagiaan kita harus ditentukan oleh orang lain? Mereka yang bad mood kok kita ikutan gak bahagia? 
    • Mereka punya masalah dan kita juga sama. Masalah kita aja udah banyak, kenapa mesti musingin orang lain? Dia yang punya masalah kok kita ikutan repot?
    • Fokus pada tujuan. Kalau tujuannya ke toko pengen beli baju, ya...pulang harusnya bawa baju dong! Pelayanannya ramah atau buruk gak akan merubah tujuan kita, gak akan nurunin harga baju yang kita beli, juga kan? Pelayannya senyum atau manyun itu urusan dia. Urusan kita adalah nyari baju yang cocok, bayar dan segera berlalu...
    • Si ibu B mendapatkan keinginannya karena tak membiarkan lingkungan menghalanginya. Sementara ibu B pulang dengan tangan kosong. Siapa yang tetap dapat rezeki, ibu B bukan? 
  • Mulailah tersenyum hari ini...
Wallahu alam...

Kun Anta, Meraih Rezeki Dengan Menjadi Diri Sendiri

Kun Anta, jadilah diri sendiri.


  • Saudaraku Muslimah, apakah kalian pernah mendengar lagu Kun Anta yang dinyanyikan oleh penyanyi kelahiran Kuwait, Humood Al Khudher? Lagu ini liriknya sangat memotivasi khususnya bagi para muslimah yang lagi tumbuh. Ini dia lirik lagu beserta artinya dalam bahasa Indonesia.
KUN ANTA 

Liujarihim, qoldat tu zohiru ma fihim

Pabadautu shakhson a-khar, kai atafa-khar,

Wa zonan tu ana, anni bizalika huztu ghina,
Fawajad tu anni kha-sir, fatilka mazohir,



La la,

La nahtajul ma-la,
Kai nazdada jama-la,
Jauharna huna,
Fi qalbi talala,
La la,
Nurdhin nasi bima-la,
Nardhohu la na ha-la,
Za-ka jamaluna,
Yasmu yataa'la
Oh Wo Oh,
Kun anta tazdada jamala Attaqabbalhum, anna-su lastu qalliduhum,
Illa bima yurdhi-ni, kai urdhi-ni,
Sa akunu ana, mithli tamaman hazana,
Fakona a'ti takfini, za-ka yaqi-ni,



La la,

La nahtajul ma-la,
Kai nazdada jama-la,
Jauharna huna,
Fi qalbi talala,
La la,
Nurdhin nasi bima-la,
Nardhohu la na ha-la,
Za-ka jamaluna,
Yasmu yataa'la
Oh Wo Oh Kun anta tazdada jamala



Saakunu ana, man ardho ana, lan asa' la liri dhohum,

Waakunu ana, ma ahwa ana, ma-li wama liridhohum,
Saakunu ana, man ardho ana, lan asa' la liri dhohum,
Waakunu ana, ma ahwa ana, lan ardho ana biridhohum



La la,

La nahtajul ma-la,
Kai nazdada jama-la,
Jauharna huna,
Fi qalbi talala,
La la,
Nurdhin nasi bima-la,
Nardhohu la na ha-la,
Za-ka jamaluna,
Yasmu yataa'la
Oh Wo Oh,
Kun anta tazdada jamala

Arti Bahasa Indonesianya

Saat ingin bersaing dengan yang lain
aku ingin menirunya luar dalam
aku ingin menjadi orang lain sekedar untuk berbangga
dan jika aku begitu aku dilebihkan
tapi yang kudapat adalah kerugian karena menirunya

Tidak, tidak, tidak, kita tak perlu harta untuk menambah kecantikan
kecantikan hati jauh lebih bersinar
Tidak, tidak, tidak, kita tak perlu pendapat orang
tak perlu meniru orang lain karena tak ada yang serupa dengan kita
kecantikan dari dalam semakin bertambah
oh wo oh
Jadilah dirimu sendiri maka kecantikanmu akan bertambah

Aku menerima mereka tapi tak meniru sikapnya
aku ridha dengan kelebihan mereka
Tapi aku ingin menjadi diri sendiri, inilah aku
hari ini aku memastikan diri untuk menjadi diriku

Tidak, tidak, tidak, kita tak perlu harta untuk menambah kecantikan
kecantikan hati jauh lebih bersinar
Tidak, tidak, tidak, kita tak perlu pendapat orang
tak perlu meniru orang lain karena tak ada yang serupa dengan kita
kecantikan dari dalam semakin bertambah
oh wo oh
Jadilah dirimu sendiri maka kecantikanmu akan bertambah

Aku akan berusaha semampuku
aku tak perlu orang lain untuk menerimaku
aku akan jadi apa yang aku suka
mengapa harus peduli dengan penerimaan mereka terhadapku?

  • Lagu yang cukup panjang tapi maknanya sangat dalam, memberi tahu kita untuk menjadi diri sendiri dan tak perduli pada penerimaan orang lain. Cantik identik dengan wanita, wajah rupawan, tubuh ramping mempesona, kulit merona putih bersih, bibir penuh, alis bagai semut beriring dan bulu mata panjang dan lentik. Semua wanita mendambakan kecantikan paripurna sehingga ada yang mendewakan kecantikan sedemikian rupa. Dia pun rela mempermak tubuh dan wajahnya dengan sentuhan teknologi, seperti operasi plastik, sulam alis, sulam bibir, sedot lemak, bahkan ada yang berbau mistik seperti pasang susuk berlian segala macam.
  • Ada yang bilang untuk cantik harus rela sakit. Pakai sepatu tumit tinggi, telinga bahkan hidung ditindik, pakai korset yang menyiksa dan gak bisa nafas. Demi sebutan cantik rasa sakit seolah jadi bagian yang harus bisa dinikmati.
  • Sadarkah, saudaraku muslimah.. apa yang kita lakukan itu tanda tak bersyukur atas pemberian Allah SWT pada kita. Sementara Allah akan menambah rezeki kita jika kita banyak bersyukur. Coba deh mikir, siapa sih kita ini, darimana berasal, untuk apa kita hidup dan akan kemana kita nantinya? Kalau kita tahu bahwa kita diciptakan Allah untuk menyembah padaNya dan kepadaNya lah nanti kita akan kembali niscaya kita akan mempersembahkan yang terbaik untukNya.
  • Sebenarnya setiap perempuan itu cantik, saudaraku. Allah itu Maha Sempurna dan kalau kita mencela ciptaanNya dengan sebutan jelek, itu sama saja dengan mencela Penciptanya. Apa kalian berani mencela Allah?

  • Bidadari surga aja kalah lo sama kita? Karena kita dibekali akal, sehingga poin kiat lebih tinggi, dengan catatan kita menggunakan akal itu dengan baik. Cukup dengan mengenal diri kita, potensi pemberian Ilahi, rezekiyag sudah melekat dalam diri kita membuat kita jadi cantik luar dalam, karena pandai bersyukur.
  • Mengapa harus sedih karena tak dikaruniai wajah secantik model atau semolek artis sinetron? Padahal tubuh kita lengkap, tak kurang suatu apapun. Terkadang apa yang kita rasa sebagai kekurangan tak lebih hanya setetes air dalam hamparan lautan. Di belahan bumi lain bisa jadi ada yang tak seberuntung kita. Jangankan untuk memoles kelopak mata dengan eye shadow berkilau, untuk melihat seberkas cahaya saja mereka tak bisa, karena buta..?? Jangankan beli baju anggun dan berkelas, untuk ganti baju saja mereka susah karena baju yang miliknya hanya satu yang melekat di badan itu. Jangankan bisa beli high heels dan tas bermerk, mungkin saja mereka berjalan dengan bertelanjang kaki dan hanya menggunakan tas kresek untuk menyimpan barang. Bisa jadi kita selalu gonta ganti model hijab sementara ada yang hidup di belahan dunia lain tak sanggup menjalankan syariat agamanya dengan baik hanya karena tak diizinkan oleh negara/rezim yang memerintah??
  • Kun anta, kalian cantik seperti apa adanya, apalagi jika yang dipercantik adalah ahlak. Bukankah kata Rasulullah seindah-indah perhiasan di dunia adalah wanita salehah? Dalam balutan ahlak yang mulia, mensyukuri segenap pemberian Allah padanya, apa yang Allah titipkan padanya, tak mencela dan mencemooh pemberianNya, mengikhlaskan semua ujian serta tak pernah takabur. Tak perlu merasa minder , syukuri apa yang kita miliki, rawatlah pemberianNya dan gunakan di jalannya.

  • Dengan menjadi diri sendiri dan banyak bersyukur, insya Allah rezeki akan ditambahkan Allah. Gak perlu jadi perempuan cantik lahiriah tapi rezekinya seret. Lebih baik cantiknya sederhana tapi rezekinya lancar.  Apalagi jika kita jadi wanita pembawa rezeki bagi suami atau keluarganya. Tahu gak ukhti, jadi wanita itu paling gampang masuk syurga. Perhatikan sabda Baginda Nabi SAW berikut ini :
Apabila seorang wanita (isteri) telah melakukan SHALAT 5 WAKTU,  PUASA di bulan ramadhan, MENJAGA harga dirinya dan MENAATI perintah suaminya, maka ia diundang di akhirat supaya masuk surga dari pintu mana saja yang ia mau (H.R. Ahmad).
Wallahu alam.. 

Meraih Rezeki Lewat Taqwa

Apa itu Taqwa?

  • Taqwa itu intinya cuma 2, melakukan apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi laranganNya. Tidak boleh hanya melakukan perintah Allah tapi tidak meninggalkan laranganNya. Atau hanya menjauhkan diri yang dilarang tapi tak mengerjakan yang diperintahkan? 
  • Jadi melakukannya tidak boleh setengah-setengah. Melaksanakan perintah shalat tapi tidak berzakat. Menjauhi larangan zina tapi minum minuman keras..Itu bukan taqwa yang sebenarnya.

Mengapa harus bertaqwa?

  • Apa yang Allah janjikan bagi orang yang bertaqwa?
(1) Mengadakan baginya jalan keluar.

  • Manusia adalah mahluk yang diliputi masalah. Ada yang bisa diselesaikannya dan ada juga yang harus dipasrahkannya ada Allah. Termasuk masalah rezeki. Rezeki dari Allah, Dia yang atur untuk manusia, memberinya sesuai yang dibutuhkan manusia tapi untuk mendapatkannya tetap harus berusaha.
  • Bayangkan jika kita punya sebuah tombol yang bisa membantu kita memecahkan semua masalah. Itulah taqwa. Jadilah orang yang bertaqwa maka tombol itu ada di tangan anda. Allah sendiri yang menjanjikannya. Kalau rezeki seret, susah, terhambat dan tidak lancar mungkin kita perlu memperbaiki ketaqwaan kita padaNya. Bukan semata-mata karena ingin mendapatkan tombol pemecah semua masalah itu tapi juga ingin mendapatkan ridhaNya, meraih cintaNya.
(2) Memberinya rezeki dari arah yang tak disangka-sangka.
  • Manusia hanya bisa berpikir dengan otaknya yang terbatas. Kalau bekerja akan dapat rezeki. Kalau beramal akan dapat pahala. Tapi seringkali kita tak mendapatkan rezeki yang kita harapkan meskipun kita telah bekerja keras. Begitu juga kita tak pernah tahu apakah amalan kita cukup untuk mendapat pahala? Karena yang memberi rezeki itu Allah, karena yang menilai pahala kita juga Allah.
  • Jika Allah mengatakan akan memberi rezeki dari arah yang tak disangka-sangka maka itulah yang akan terjadi. Kita hanya melakukan apa yang membuat hal itu mungkin. Menjadi insan yang bertaqwa.

(3) Mencukupkan keperluannya.
  • Betapa bahagianya jika kebutuhan kita selalu tercukupi, tak pernah merasa kekurangan. Apalagi kalau yang mencukupkannya Allah yang Maha Kaya. Syaratnya pun sangat mudah, ikuti perintahNya dan jauhi laranganNya. Yang sebenarnya sangat gampang karena itu untuk kepentingan kita, manusia dan bukan untuk Allah. Kita yang butuh Dia. Kita yang punya keperluan dan Dia yang mencukupkannya.
  • Bayangkan jika rezeki kita selalu cukup, tak pernah kurang, selalu ada bahkan masih sempat berbagi dengan sesama.

(4) Kemudahan dalam semua urusannya.


  • Manusia hidup di dunia ini punya banyak urusan. Kadang urusannya berjalan lancar, kadang juga tidak. Itu sebabnya manusia berusaha menciptakan teknologi untuk mempermudah urusannya. Tapi tetap saja teknologi itu tak mampu menyelesaikan semua masalahnya. Mereka tetap butuh Allah untuk mengambil alih masalah yang tak bisa diselesaikannya. Allah akan mempermudah urusannya asal dia bertaqwa padanya.
  • Bayangkan jika urusan rezeki kita lancar. Rezeki terus mengalir laksana air bah. Mencari rezeki itu sebenarnya tidak susah, gampang..!! Baca ulasannya di sini. Rezeki akan datang jika kita terus connect dengan Allah, bukan melulu dengan gadget. Kita bisa menghabiskan waktu berjam-jam di depan smartphone, tablet, laptop bahkan TV tapi 5 menit untuk connect dengan Allah terasa lama. Padahal yang memberi rezeki iuntuk membeli semua gadget itu Allah. Bahkan Allah yang memegang nyawa kita sehingga masih bisa bernafas dan menggunakan gadget.

(5) Menghapus kesalahan-kesalahannya.

  • Manusia adalah gudangnya salah. Bayangkan jika kita punya penghapus ajaib yang otomatis akan menghapuskan kesalahan tepat setelah kita melakukannya. Kita akan menjadi manusia yag bersih, tanpa noda dan tanpa cacat cela.
  • Kita sudah tahu bahwa penghalang rezeki nomor satu adalah dosa. Jika rezeki anda seret sementara anda tetap bekerja keras seperti biasanya bisa jadi hidup anda dipenuhi dosa dan maksiat. Bayangkan kalau kita bisa bersih dari dosa maka rezeki pun akan masuk dengan mudah.
  • Allah sudah menjanjikan akan menghapus kesalahan-kesalahan kita jika menjadi insan yang bertakwa. Jadi jalannya gampang kita saja yang tidak mau melakukannya. Kita lebih senang berbuat dosa daripada beramal.

(6) Melipatgandakan pahalanya.
  • Pahala 1 saja bisa jadi penolong kita di akhirat nanti apalagi kalau dilipatgandakan. Dari 2 menjadi 4, jadi 8, 16 dan seterusnya. Jika pahala saja dilipatgandakan apalagi jika cuma rezeki. Bukankah tak ada yang tak mungkin bagi Allah.
  • Mengapa ketakwaan melipat gandakan rezeki? Karena Allah ridha pada kita sebagai hambaNya. Tanpa bertakwa pun kita tetap diberinya rezeki apalagi jika menjadi kecintaanNya? 


Bagaimana menjadi insan bertaqwa?

(1) Sadar bahwa Allah mengawasi.

  • Jadi apapun yang akan kita lakukan sebaiknya mikir dulu apakah ini sesuai perintahNya, apa ini bukan yang dilarangNya, apa ini bermanfaat?

(2) Banyak mengingat Allah.

  • Banyak-banyaklah berzikir, menyebut asma Allah. Tujuannya agar hati senantaisa tentram dengan connect pada Sang Pencipta.

(3) Baca Al Quran.


  • Al Quran itu penuntun hidup kita. Bagaimana kita tahu mana yang diperintahkan dan mana yang dilarangNya jika kita tak membuka Buku PetunjukNya, yaitu Al Quran?

(4) Banyak-banyak berdoa.


  • Allah sendiri yang meminta kita untuk berdoa dan meminta kepadaNya. Mintalah maka akan diberi. 
Wallahu alam...

Rezekimu Allah yang Atur, Jangan Berprasangka Buruk PadaNya

Mengapa Rezeki menjauh?

  • Dalam artikel 6 alasan mengapa rezekimu jauh, telah dijelaskan bahwa salah satu penyebab rezeki menjauh adalah akibat terlalu banyak prasangka, apalagi prasangka pada Allah yang memberi kita rezeki. Allah memperingatkan kita dalam Surah Al Hujurat ayat 12 untuk menjauhi prasangka. Bahkan prasangka pada manusia saja tidak boleh apalagi pada Tuhannya manusia!


Pedagang tahu yang berprasangka pada Allah.

  • Dikisahkan ada seorang pedagang tahu yang setiap hari menjual dagangannya ke pasar. Untuk membawa dagangannya biasanya dia melewati pematang sawah sebelum tiba di jalan raya untuk menumpang angkot langganannya tujuan pasar.
  • Pedagang tahu itu orang yang beriman yang mengiringi usahanya dengan doa. Setiap pagi sebelum mulai berdagang ia tak pernah lupa berdoa kepada Allah agar dagangannya laris manis hari itu. Terbukti memang dagangannya selalu habis diserbu pembeli. Setiap hari dia pulang membawa rezeki yang cukup untuk keluarganya.
  • Pada suatu hari seperti biasanya ia mempersiapkan dagangannya untuk dijual ke pasar. Sebelum jalan ia berdoa dulu agar hari itu diberi rezeki untuk makan keluarganya dan tahunya bisa laris manis seperti hari-hari sebelumnya. Tapi ternyata dalam perjalanan menuju jalan raya tidak semulus biasanya. Ia terpeleset di pematang sawah yang licin, mungkin sisa-sisa hujan semalam. Semua tahu dagangannya yang rencananya akan dijual tumpah di pematang menjadi rusak karena terkena lumpur.
  • Dengan penuh perasaan mendongkol sang pedagang tahu bangkit dan protes pada Allah mengapa harus diberi musibah seperti ini? Bukankah setiap hari dia sudah berdoa padaNya. Mengapa hari ini Dia seolah tak mendengar doanya?
  • Akhirnya dikumpulkannya semua tahu yang rusak itu, dimasukkan kembali dalam ember dan berjalan pulang. Dia memutuskan tak jadi ke pasar hari itu karena tak ada tahu yang bisa dijual. Dia putus asa dan mulai berprasangka buruk pada Allah. Dia mulai mempertanyakan dosa apa yang diperbuatnya sehingga Allah tak berkenan memberi rezeki padanya hari ini. Keluarganya mau makan apa? Dia tak punya simpanan duit, karena setiap hari rezeki yang dibawa pulang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhannya hari itu.
  • Singkat cerita dia tiba di rumah disambut dengan tatapan heran keluarganya. Dengan terbata-bata dia menjelaskan apa yang terjadi dengan tahu dagangannya dan meminta agar keluarganya bersabar jika hari ini tak bisa makan dengan layak karena dia tak dapat rezeki.
  • Belum lama duduk dia diberitahu oleh tetangganya kalau angkot yang biasa ditumpanginya, angkot langganan yang setia mengantarnya ke pasar setiap hari ternyata tergelincir masuk jurang. Memang semalam hujan mengguyur cukup deras. Dan matanya terbelalak begitu mendengar kabar jika semua penumpang termasuk sopirnya ditemukan tak bernyawa di dasar jurang.
  • Akhirnya dia tersungkur bersyukur dan memohon atas kekhilafannya berprasangka buruk pada Allah. Andaikan dia tak tergelincir di pematang sawah dan semua tahunya rusak pasti dia akan jadi penumpang angkot naas itu dan bisa jadi juga dia tewas bersama penumpang lainnya.
  • Keajaiban yang dia rasakan berikutnya adalah kedatangan seorang peternak bebek yang mencari tahu untuk makanan bebeknya. Anehnya dia tak mencari tahu yang bagus tapi tahu yang rusak karena memang untuk dicampur dengan pakan bebek. Akhirnya tahu rusak yang hampir dibuangnya ternyata habis diborong sang peternak bebek dan dia mendapat rezeki untuk makan keluarganya hari itu.

KESIMPULAN.

  • Apa yang didapat dari kisah pedagang tahu ini? 
    • Rezeki Allah yang ngatur. Kalau memang rezeki akan datang padanya tak ada yang bisa menghalanginya. Meskipun jalannya berliku dan berputar-putar termasuk pake kepleset di sawah.
    • Rezeki didapat dari Allah bukan dari bekerja. Ini kesalahan orang awam yang berpikir bahwa kerja itu pasti dapat rezeki. Buktinya pedagang tahu bukannya mendapat rezeki dari jualan tahu di pasar seperti biasanya, tapi rezekinya dia peroleh dari jualan tahu rusak di rumahnya. 
    • Rezeki akan datang pada waktunya. Kita tidak bisa mensegerakan atau melambatkan rezeki, karena Allah tahu kapan waktu yang tepat memberikan rezeki kita. Jika Dia sudah menentukan bahwa rezeki kita akan datang di sore hari maka itulah yang terjadi, meskipun kita berharap rezekinya datang di waktu pagi.
    • Allah selalu memberi yang lebih baik. Kadang kita meminta agar diberi rezeki sejumlah tertentu tapi yang diberi bisa saja kurang tapi itu yang terbaik. Seperti yang dialami oleh pedagang tahu di atas. Rezekinya bisa jadi tak sebanyak saat dia menjual tahu baik dan tahu rusak tapi nyawanya selamat. Siapa yang bisa menghitung berapa harga nyawa?
  • Jadi jangan pernah berprasangka buruk pada Allah..karena Allah tahu apa yang terbaik buat kita.
Wallahu alam..

Menarik Rezeki Kesembuhan Dengan Al Quran..

Kesehatan itu rezeki yang tak ternilai..

  • Kita sudah sepakat kalo rezeki bukan hanya uang dan harta benda, kesehatan juga adalah rezeki yang tak ternilai harganya. Karena tanpa tubuh yang sehat tak mungkin kita bisa beribadah, berikhtiar dan bekerja dengan baik.
  • Kesehatan itu perlu diupayakan dengan berbagai cara, mulai dari mengkonsumsi makanan sehat, pola hidup yang sehat termasuk cukup istirahat dan menyempatkan diri untuk berolahraga.
  • Tapi kadang juga tubuh tak sanggup menangkal gempuran penyakit yang menyerangnya. Jika demikian adanya reaksi pertama kita adalah minum obat atau segera mengunjungi dokter atau rumah sakit. Jarang orang yang sakit malah nyari Allah atau mengobatinya dengan Al Quran. Padahal Allah sudah mengingatkan kita dengan firmanNya dalam surah Al Isra ayat 82 berikut ini :


Raihlah rezeki kesembuhan dengan Al Quran

  • Pada artikel sebelumnya kita telah membahas bahwa membaca al Quran saja sudah bisa mendatangkan keberuntungan dan rezeki. Apalagi jika senantiasa mengamalkan dan menghafalnya. Bahkan dengan mengerti, memahami dan menghafalnya bisa memudahkan rezeki.
  • Menurut Dr Ahmad Al Qadhi seorang dokter Muslim di Amerika  yang juga ketua Islamic Medicine Institute for Education and Research, melakukan penelitian yang terus menerus tentang pengaruh bacaan Al Quran pada fisiologis manusia. Menurutnya bacaan ayat suci Al Quran yang diperdengarkan pada mereka baik yang bisa berbahasa Arab maupun tidak terbukti mempengaruhinya secara fisiologis.
  • Penelitian dilakukan dengan dibantu 5 orang responden non muslim yang tak mengerti bahasa Arab sama sekali dengan diperdengarkan Al Quran sebanyak 85 kali dan hasilnya sangat menakjubkan. Tingkat relaksasi yang dialami oleh mereka sangat tinggi jika mendengarkan ayat suci Al Quran. 
  • Tentu saja bahwa penyakit banyak disebabkan melemahnya daya tahan tubuh sehingga tak mampu menahan serangan penyakit. Salah satu penyebab melemahnya daya tahan tubuh adalah stres. Bagi mereka yang memiliki tingkat stres yang tinggi pasti mudah terserang penyakit. Stres bisa diredakan dengan relaksasi...
Perhatikan bagaimana seorang bayi bisa berhenti menangis dan mengalami relaksasi dengan diperdengarkan Al Quran pada video berikut ini :


  • Salah satu relaksasi yang paling mudah adalah membaca Al Quran dengan suara kita sendiri. Mengapa?
    • Tubuh kita tersusun dari banyak sel. Saat kita sakit sebenarnya karena sel sel tubuh kita rusak. Sel-sel itu bisa kembali membaik jika menerima getaran yang sesuai. Suara diketahui bisa menggetarkan sel-sel. Itulah sebabnya mengapa membaca Al Quran mengembalikan keseimbangan sel-sel yang tadi rusak.
    • Itu sebabnya peneliti Prancis bernama Alfred Tomatis yang menemukan terapi suara menyimpulkan bahwa organ pendengaran adalah organ yang paling penting dalam tubuh manusia. Selama eksperimennya ia menemukan bahwa syaraf pendengaran terhubung dengan semua otot tubuh. Telinga bagian dalam terhubung dengan organ jantung, paru-paru, hati, perut dan usus. Itulah sebabnya mengapa frekuensi suara yang diterima oleh telinga mempengaruhi organ-organ tersebut.
    • Seorang peneliti bernama Fabien Maman dan Sternheimer mengatakan bahwa semua organ tubuh memiliki sistem vibrasi (getaran) tersendiri sesuai hukum fisika. Beberapa tahun kemudian penelitian ini dilanjutkan dan terbukti bahwa getaran suara yang diterima oleh telinga bisa mempengaruhi sel-sel kanker dalam tubuh seseorang. Frekuensi suara yang tepat dapat mereduksi perkembangan sel-sel kanker. Dan suara yang memberikan efek paling ajaib adalah suara yang dikeluarkan oleh manusia itu sendiri. Itu sebabnya para pasien dianjurkan untuk membaca al quran dengan bersuara dan jangan dibaca dalam hati. Karena suara manusia memiliki pengaruh yang kuat dan unik pada sel-sel tubuh dan tidak ditemukan pada instrumen lain seperti pada pemutar musik.
    • Sel-sel kanker yang diperdengarkan suara pada frekuensi yang tepat menurut penelitian Fabien menjadi hancur dan sel-sel sehat kembali diaktifkan.
    • Virus dan kuman juga bergetar dan sangat terpengaruh oleh getaran suara. Begitu diperdengarkan Al Quran virus dan kuman ini bergetar dan menghentikan perkembangannya..
  • Jadi mulai sekarang banyak-banyaklah ngaji dengan bersuara. Rajin ikut shalat berjamaah. Banyak-banyakin dengerin murottal quran di mp3 player daripada musik hingar bingar gak karuan..


KESIMPULAN

  • Ingin meraih rezeki kesembuhan...silakan buka Quran dan bacalah, dengerin suara anda baik-baik. Meski gak terlalu merdu tapi suara anda adalah keajaiban buat tubuh anda sendiri. Jangan hanya mengagumi kerupawanan wajah dengan banyak-banyakin selfie, tapi juga dengerin suara sendiri dengan bacaan Quran yang baik dan benar. Jangan hanya jago karaoke dan hapal banyak lagu ngetrend masa kini, tapi bacaan surah pendek gak hafal.. maluuuuuu sama Allah yang ngasi kita suara.
  • Paling bagusnya sih ngaji saat bangun tidur di pagi hari dan sebelum tidur..karena konon saat itu tubuh dalam kondisi terbaiknya. Pagi saat otak masih segar dan siap beraktivitas dan malam saat otak dan tubuh butuh relaksasi.
  • Wallahu alam...

Mengapa Kebaikan Tak Kunjung Mendatangkan Rezeki?

Kebaikan menarik rezeki.

  • Kita sudah terlalu sering membahas masalah ini, mengapa kebaikan menarik rezeki, jawabannya bisa anda temukan di sini. Bahkan dalam artikel 10 alasan mengapa orang baik rezekinya lancar pun sudah jelas, betapa berpengaruhnya tindakan baik terhadap rezeki seorang insan. Orang baik rezekinya pun baik karena kebaikan itu akan dikembalikan padanya dalam jumlah berlipat. 

  • Orang baik adalah orang yang senantiasa menghiasi hidupnya dengan berbuat baik. Motivasinya untuk mendapatkan keridhaan Allah. Karena ketakwaan yang memancar dalam dadanya bersumber dari Al Quran dan hadits.
  • Ayat di atas ditujukan kepada para ahli kitab, Yahudi dan Nasrani yang tak menjalankan kitab mereka, sehingga kehidupannya dilaknat. Harusnya ini juga menjadi pelajaran bagi kita, kaum muslimin untuk menjalankan apa yang betul-betul tertulis dalam Al Quran.
  • Dalam artikel petunjuk praktis menarik rezeki, agar bisa menarik rezeki kita disarankan untuk latihan melakukan kebaikan kecil selama 30 hari. Untuk membiasakan diri memang perlu latihan, agar bisa terus melanjutkannya setelah 30 hari.
  • Tapi ada juga yang merasa telah melakukan kebaikan tapi kok rezeki tak kunjung datang? Kalaupun datang tak sesuai dengan harapannya.

Mengapa kebaikan tak mendatangkan rezeki?

  • Ya.. kebaikan tak melulu mendatangkan rezeki jika kita mengumpulkannya dalam tas berlubang. Maksudnya? Kita melakukan kebaikan, tapi kebaikan itu jadi cacat karena tetap dibumbui dengan dosa dan maksiat. Simak penjelasan di bawah ini.
  • Berbuat baik pada tetangga adalah sesuatu yang sering anda lakukan. Mengirimkan makanan, menghadiri undangannya, bahkan samai mendoakannya. Itu kebaikan yang tentu saja anda harapkan bisa menarik dan memudahkan rezeki anda. Tapi apa juga suka menggibah, menceritakan kejelekan tetangga anda juga. Tak ada hari tanpa gosip, tanpa cerita tetangga yang keluar dari mulut anda. Rasulullah mengingatkan tetangga jenis ini tak punya kebaikan dan bakal jadi penghuni neraka.
  • Anda rajin shalat, bukan hanya yang wajib tapi juga sunat, belum lagi puasa dan sudah berkali kali umrah dan haji. Tapi anda malah memutuskan silaturahmi, padahal silaturahmi itu memudahkan rezeki

  • Anda rajin bersedekah, tapi anda merendahkan dan menyakiti orang yang anda beri, mengungkit-ungkit pemberian bahkan ada yang meminta kembali sedekahnya. Allah mengingatkan kita dalam surah Al Baqarah ayat 264 berikut ini :
  • Anda melakukan wudhu yang sempurna tapi anda boros dalam menggunakan air, membiarkan keran air terus mengalir meski anda tak menggunakannya. Tahukah anda kalau pemboros dan mubazir itu temannya syaitan dan bisa menghalangi masuknya rezeki?

  • Anda mampu bersabar saat puasa ramadhan dan puasa sunat tapi tak mampu sabar menghadapi orang lain, anda begitu mudahnya marah, memaki dan mengumpat orang lain. Padahal sebaik-baik muslim adalah yang saudaranya sesama muslim aman dari perbuatan dan lisannya. Bisa jadi karena keseringan mengumpat kita malah balik disumpahi orang biar rezeki mandek. Rezeki menjauh karena makan sumpahan orang.
  • Anda menutup aurat dengan benar, memakai pakaian longgar, anda menjaga pandangan terhadap lawan jenis, tapi anda tak bisa menahan diri untuk tidak menggerutu dan kesal. Padahal kebanyakan menggerutu bisa menolak rezeki.
  • Anda adalah orang yang sangat memuliakan tamu, anda melayani mereka yang datang ke rumah anda dengan baik, memberinya makan dan pelayanan yang pantas, tapi anda tak pernah bisa menahan diri untuk mengkritik dan mencelanya. Padahal tukang kritik itu jauh rezekinya.
  • Anda adalah orang yang sangat rajin shalat berjamaah, baca quran setiap hari tak pernah lupa, bahkan bisa khatam setiap bulan. Belum lagi hafalan surah-surah yang bisa anda lakukan dengan mudah. Tapi anda selalu merasa dengki dan sirik dengan rezeki orang lain. Selalu membanding-bandingkan rezeki anda dengan orang lain. Padahal dengki itu bisa menghambat masuknya rezeki.

KESIMPULAN.

  • Berbuat baik itu bagus. Allah juga menyukai hambanya yang selalu berbuat baik dan menghiasi hidupnya dengan kebaikan. Tapi jangan mengumpulkan kebaikan itu dalam kantung yang berlubang. Setengah mati mengumpulkannya namun kebaikan itu dengan mudahnya berguguran karena perbuatan kita sendiri.
  • Akhirnya pahala dari kebaikan-kebaikan yang kita buat, yang kita harapkan bisa mendulang rezeki, ternyata habis, hilang tak berbekas, karena membayar dosa yang kita lakukan. Wajar jika kebaikan kita tak kunjung mendatangkan rezeki yang kita harapkan. Karena Allah Sang Pemberi Rezeki menganggap kita tak serius melakukan kebaikan. 
  • Memang manusia tidaklah sempurna, tapi manusia tetap bisa berupaya untuk menjadi insan terbaik.
Wallahu alam..

Kebanyakan Kita Gak Peduli Sumber Rezeki Kita.

Nebar uang.

  • Konon kemarin saat hari terakhir ramadhan ini ada orang yang nebar uang dengan cueknya. Lembaran lembaran rupiah pecahan 20 ribu, 50 ribu bahkan 100 ribu, melayang dengan mesranya di udara. Hal itu memancing orang di sekitarnya buat menghentikan aktivitas dan mulai ngejar ngejar atau mungut uang tersebut. Yang naik kendaraan pun serta merta menghentikan kendaraannya dan ikut berburu uang. Hingga memacetkan jalan raya sampai berpuluh puluh kilo. Kemacetan bukan disebabkan arus mudik tapi oleh dermawan yang nebar uang.
  • Meski banyak yang penasaran, siapa gerangan pelaku penyebar uang itu tapi itu gak lebih penting lagi, yang penting adalah ngejar ngejar uang sampe dapat. Kapan lagi ada orang khilaf yang bagi bagi duit gratis, kan? Ini peristiwa langka yang perlu dimanfaatkan sesegera mungkin. Persoalan siapa manusia yang demikian baik hatinya, menjadi gak penting lagi.


Nebar kerikil.

  • Andai kan suatu ketika orang tersebut datang lagi, tapi kali ini bukan uang yang ditebarkannya tapi kerikil kecil dan itu mengenai kepala setiap orang yang kebetulan ada di bawahnya. Yang terjadi pasti kekacauan juga, bedanya kekacauan ini disertai amarah dari setiap orang yang terkena kerikil. Mereka pasti mencari siapa biang keroknya, untuk dihadapkan depan umum dan mempertanggungjawabkan kelakuannya.
  • Kalo dalam soal dermawan yang nebar uang kita sama sekali gak peduli siapa pelakunya, tapi dalam soal kerikil kita merasa perlu mencari biang keladinya. Kenapa? Karena nebar kerikil ke udara itu gak pantas dan bisa menyakiti orang yang tak sengaja terkena lemparannya.


Sikap kebanyakan kita.

  • Itulah sikap kebanyakan kita. Gak pernah pusing dengan sumber rezekinya. Yang penting rezekinya bukan sumbernya. Yang penting uangnya dapat, mau lewat nyolong, lewat nemu atau lewat kerja itu gak penting. Dapat rezeki yang banyak itulah tujuan setiap orang. Suami pulang bawa amplop tebel diterima dengan senang hati tanpa sekalipun menanyakan itu amplop dari mana?
  • Itulah sikap kebanyakan kita, saat hal yang menyenangkan datang, semua sibuk bersukacita tanpa peduli siapa yang memberi rasa suka cita itu. Lupa kalau Allahlah yang memungkinkan rasa suka cita itu datang pada kita. Hanya sedikit pula yang mampu berterimakasih dan mengucap syukur atas pemberian tersebut.
  • Kita menerima begitu banyak rezeki dari Allah tapi kita menganggap itu memang tugas Allah, tanpa pernah sekalipun berpikir apa saya pantas menerimanya ? Mungkin juga jarang jarang bersyukur atas pemberian Nya. Bahkan rezeki itu kita manfaatkan untuk membangkang padaNya..
  • Tapi jika yang terjadi sebaliknya, kesulitan yang datang, pasti kita buru buru mencari sumbernya. Saat susah rezeki kita langsung nyari Allah minta rezekinya dilancarkan. Bahkan ada yang protes sama Allah menganggap Allah gak adil. Ngerasa gak pantas diberi cobaan dan kesulitan hidup, tapi gak pernah ngecek diri, mengapa diberi banyak kesusahan. Apa dirinya banyak dosa, banyak ingkar, banyak maksiat, gak pernah dicek. Pokoknya yang diliat hanya susah nya aja..
  • Kita ini kesannya hanya pengen nerima kenyamanan dan ogah kalo dikasi kesusahan. Seolah kita pengen ngatur Allah. Kita pengen dikasi kesenangan terus, karena kesusahan itu gak enak. Tapi saat diberi kita lupa Sang Pemberi Kesenangan. Lupa bersujud dan mengucap syukur. Nanti ingat Dia lagi saat kesusahan datang menyerang hidup kita. Kita nganggap Allah itu bemper, alias cadangan solusi saat susah..


Hidup satu paket.

  • Padahal hidup kita kan udah satu paket. Selain senang juga ada susah. Itu satu kesatuan yang saling melengkapi dan gak bisa dipisahkan. Allah punya tujuan mengapa kita diberi kesusahan. Agar kita bisa lebih menghargai dan mensyukuri rezeki dan kenyamanan yang diberiNya. Kita gak akan pernah ngerti nikmatnya sehat kalo gak pernah sakit. Kita gak akan pernah bisa bersyukur jadi kaya jika gak pernah ngerasain miskin. Allah ingin disaat senang kita tetap mengingatNya, jika kita susah, tetap sabar dan mensyukuriNya. Kita datang mencari Nya bukan buat protes melainkan buat mohon ampun, mohon ditunjukkan jalan buat kembali kepadaNya, mohon agar bisa diberi kemampuan buat sabar.
  • Kudu jelas rezeki sumbernya dari mana? Ya dari Allah, meski kita mencapainya lewat ikhtiar terlebih dahulu. Jangan karena ngerasa sanggup mencari rezeki yang banyak, hantam kromo aja. Yang halal dan haram dicampur adukkan. 
  • Intinya adalah carilah rezeki yang halal demi mendapatkan ridhaNya. Gunakan rezeki yang ada di jalanNya. Saat diberi kesusahan, bersabarlah dan tetap mengingatNya ! Karena banyak misteri di balik rezekiNya..
Wallahu alam..

Nambah Rezeki dengan Ngafal Quran

Menjadikan Quran sebagai teman akrab.

  • Setiap orang pasti punya hape. Mungkin kalo ada yang nanya, hari gini gak punya hape? Gak gaul..!! Hape memang bukan sekedar gadget atau buat gaya-gayaan semata, tapi udah jadi kebutuhan. Bisa nelpon, bisa sms-an, sekarang juga bisa internetan. Bahkan bagi blogger kayak saya, bisa nulis dimana saja dan kapan saja dapat inspirasi dengan hape yang dilengkapi koneksi internet.
  • Tapi manusia modern lebih banyak megang hapenya dibanding megang Quran. Jangankan dibaca, dipegang aja jarang..Padahal kita semua sudah sepakat kalo tuntunan hidup seorang muslim adalah Al Quran dan hadits. Tapi kenapa kita biarkan aja Al Quran teronggok di sudut lemari berdebu karena jarang terjamah? Kalo kita bertanya-tanya tentang sesuatu, mungkin kita lebih banyak nyari di google ketimbang nyari di Quran, bener apa bener?
  • Bisakah kita mengakrabi Al Quran, menjadikannya sebagai teman yang selalu dibawa, dibaca dan coba dipahami isinya..? Jawabannya sih bisa saja, pertanyaannya adalah MAU gak? Gak perlu bawa Quran yang tebel, cukup download aplikasinya di hape dan sempetin baca. Kalo mau pasti sempet. Daripada main game atau dengerin musik gak jelas, yang gak nambah pahala..

Nambah rezeki dengan Ngafal.

  • Sempetin baca Quran. Pahala bagi pembaca Quran gak main-main lho..baca artikel ini mau beruntung dan banyak rezeki? Bacalah Al Quran, biar dapat pencerahan. setiap ayat yang dibaca, apalagi bisa ngafal berusaha buat paham, minimal baca artinya itu bisa berarti penambahan rezeki.
  • Penambahan rezeki itu bisa berupa :
    • Duit yang nambah
    • Ada peluang buat kerja, nambah peluang usaha.
    • Yang belum punya anak bisa dimudahkan usahanya dapat keturunan.
    • Yang nyari beasiswa, bisa dapat baik S1, S2, S3 dalam dan luar negeri.
    • Yang tadinya jalan kaki bisa beli sepeda, motor bahkan mobil yang layak.
    • Yang tadinya ngontrak melulu bisa beli rumah.
    • Tetap punya panca indera yang normal, punya kesehatan tubuh yang mumpuni sampe tua. Terhindar dari penyakit baik yang ringan apalagi yang mematikan.
    • Percepatan karier dan perubahan hidup ke arah yang lebih baik.
    • Banyak yang suka padanya sehingga urusannya jadi mudah. Bukan hanya penghuni bumi yang menyukainya, tapi juga penghuni langit sehingga doa selalu terpanjat untuknya.
    • Pertambahan umur, agar sisa umurnya bisa dipake untuk memberi manfaat yang lebih banyak. Panjang umur = kesempatan lebih banyak buat kebaikan dan amal saleh = kesempatan buat nabung pahala yang signifikan.
  • Darimana semua rezeki itu? Dari Yang Punya Quran. Kalo Dia berkehendak kan gak ada yang susah. Baca deh janji-Nya di ayat ini :
  • Allah akan menyempurnakan pahala dan menambah karunia-NYA bagi mereka yang membaca Al Quran disamping shalat dan bersedekah.. Itu baru membaca, apalagi kalo sampe ngafal dan paham artinya.. Jadi rugi banget kalo sampe meremehkan dan gak naruh perhatian sama Quran. PERNIAGAAN YANG TAK AKAN MERUGI.. bukankah ini sudah cukup jelas..
  • Biar rumah tangga anda gak kekurangan rezeki, biasakan baca Quran sekeluarga, kalo bisa hafalin dan ajarkan maknanya, kepada isteri maupun anak-anak anda. Rumah yang gak dibacakan Al Quran itu ibarat kuburan.
Sinarilah rumah kalian dengan membaca Al Quran. Carilah balasan dari rumah kalian dengan shalat kalian. Janganlah kalian menjadikannya kuburan sebagaimana telah dilakukan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani. Sesungguhnya rumah yang didalamnya disebut nama Allah akan menyinari penduduk langit sebagaimana bintang menyinari penduduk bumi” (H R Abu Sufyan)
  • Mau gak rumah anda diibaratkan kuburan? Silakan baca 10 ciri-ciri rumah yang berezeki baik.
  • Biar usaha anda selalu mendatangkan rezeki, di sela-sela waktu istirahat biasakan diri anda dan karyawan buat baca quran dan hafalin, pahami maknanya.
  • Biar kantor anda senantias berkah dan rezekinya lancar, biasakan anda sebagai pimpinan dan bawahan anda buat ngakrabin diri dengan Quran, baca, hafal dan pahami.
  • Wajah cantik dan ganteng bisa semakin bersinar dengan Quran, tapi wajah menarik yang jauh dari Quran bisa jadi membinasakan..bukan hanya diri sendiri tapi bagi orang lain.
  • Bagi anda yang usahanya di bidang pertanian atau peternakan, gak ada salahnya melibatkan Al Quran dalam pertumbuhan tanaman atau ternak anda, supaya tumbuh lebih baik dan mendatangkan rezeki lebih banyak. Perhatikan tulisan di bawah ini.
  • Tanaman yang diberi bacaan Quran aja tumbuh lebih baik dibanding yang gak dibacain Quran. Seorang mahasiswa melakukan penelitian di sebuah pesantren di Bandung pada tahun 2013 yang meneliti efek pertumbuhan tanaman kacang hijau yang ditanam sambil dibacain Quran itu tumbuh lebih cepat dibanding yang gak dibacain Quran.
  • Belum lagi penelitian yang dilakukan oleh seorang anak SD yang meneliti buah apel yang memiliki kandungan air 60%-70% yang dibelah kemudian di masukkan dalam kantung plastik. Sebelah diperdengarkan musik dan sebelah lagi diperdengarkan Al Quran dan disimpan dalam suhu ruangan. Hasilnya seperti ini :
Saat apelnya dibelah dua sebelum perlakuan


Apel yang kiri mendapat lantunan musik selama 7 hari berturut-turut,
sementara apel yang kanan mendapat lantunan ayat Quran selama 7 hari
  • Sumber kisahnya dari sini.
  • Belum lagi penelitian pada buah semangka yang dibacakan Al Quran seperti berikut ini :
Efek Al quran pada buah semangka
(sumber)
  • Melihat efek musik pada tanaman apel dan semangka, masihkah anda ngedengerin musik di saat luang? Musik saja berpengaruh pada detak jantung  apalagi kalam-kalam Allah?
  • Belum lagi ada tanaman anggrek yang tumbuh subur di atas Al quran yang ditemukan oleh sepasang suami isteri di Aceh ini.
Anggrek tumbuh subur di atas Al quran Surah At Tahrim ayat 8-12
(sumber)
  • Tanaman saja bisa terpengaruh sedemikian rupa karena Al Quran bagaimana dengan kita, manusia, mahluk yang paling sempurna, lebih sempurna dari tumbuhan maupun hewan? Saat kita mulai mengakrabkan diri dengan Quran bukan gak mungkin tubuh kita lebih sehat, penyakit menjauh dan rezeki mendekat? Gak ada yang gak mungkin bagi Allah kan? Yang non muslim aja kalo berusaha keras diberi rezeki yang banyak, apalagi kita yang berusaha keras dan punya Allah?

  • Saya pun yang menulis ini Insya Allah juga mulai memperhatikan Quran, bukan hanya untuk bahan tulisan saja tapi buat pengamalan sehari-hari, insya Allah akan memberi efek yang positif, yang nantinya juga akan saya tuliskan di sini, insya Allah, jika Allah berkenan memberi kesempatan.
  • Ada ungkapan dari Uztaz Yusuf Mansur, yang nurunin Quran itu yang Punya Dunia, yakni Allah SWT. Kalo kita merhatiin Quran, berjuang buat Quran, dunia mah kecil.., dunia akan diantar oleh Allah yang Punya Quran.
  • Sudahkah anda mentadabburi Al Quran hari ini?
Wallahu alam..

Followers

Pages

About Me

My photo

Saya  apa adanya, senang baca buku, mikir, nulis dan berbagi sedikit ilmu yang saya miliki. Harapan saya sih  ilmu yang sedikit itu bermanfaat, setidaknya untuk saya sendiri. Saya juga menulis blog pribadi lancarrezeki.blogspot.com, berbagidanjadikaya.blogspot.com catatanngocol.blogspot.com, hanya-love.blogspot.com dan belajarlewatquotes.blogspot.com